Yogyakarta, Gontornews — Seminar Tasawuf sukses terselenggara di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta yang diinisiasi oleh Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUPI) setempat.
Dilaksanakan pada Senin (3/11/2025) kegiatan akademik bernuansa spiritual itu pun mengangkat tema menarik, Seminar Tasawuf: “Spiritualisme Menjawab Problematika Bangsa dan Negara”.
Acara yang berlangsung di Smart Room Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam itu dimulai dengan lantunan ayat suci al-Qur’an dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Hymne UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan pun berlanjut dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Prof Dr Robby Habiba Abror SAg MHum.
Sebagaimana dilansir ushuluddin.uin-suka.ac.id, dalam sambutannya, Prof Robby menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Syekh M. Faturahman MAg, Mursyid Tarekat Idrisiyyah sekaligus Pimpinan Pusat JATMAN, atas kesediaannya hadir dalam kegiatan ini.
Dekan menegaskan bahwa kehadiran Syekh menjadi bentuk peningkatan spiritualitas dan intelektualitas bagi masyarakat akademik Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam. Selain itu, Prof Robby juga berharap agar ke depan dapat terselenggara agenda Lecture Series sebagai bentuk kerjasama lanjutan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kaprodi Aqidah dan Filsafat Islam, yang menegaskan pentingnya kegiatan seperti ini dalam memperkuat tradisi akademik berbasis spiritualitas di lingkungan kampus.
Memasuki acara inti, seminar dipandu oleh Rosi Islamiyati MAg, dosen Tasawuf UIN Sunan Kalijaga, selaku moderator. Seminar menghadirkan dua narasumber, yaitu M. Faturahman MAg (Mursyid Tarekat Idrisiyyah/Pimpinan Pusat JATMAN), dan Dr Waryani Fajar Riyanto SHI MAg (Dosen Tasawuf Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam).
Acara berlangsung dengan penuh antusiasme dan diikuti secara aktif oleh mahasiswa, dosen, serta para tamu undangan. Setelah sesi tanya jawab, kegiatan ditutup dengan foto bersama.
Dalam penutupannya, dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Idrisiyyah, sebagai langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi akademik dan pengembangan keilmuan tasawuf di Indonesia. [Edithya Miranti]




















