Serang, Gontornews — Kegiatan Silaturahmi dan Pelepasan Santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Konsulat Banten sukses terselenggara pada Sabtu (29/8/2026) bertepatan dengan 16 Rabiul Awal 1448 H. Acara yang diinisiasi oleh Pimpinan Cabang Ikatan Keluarga Pondok Modern (PC IKPM) Gontor Banten itu bertempat di Masjid Agung Ats-Tsauroh, Kota Serang, Banten. Kegiatan ini menjadi momentum pelepasan santriwati PMDG Konsulat Banten yang akan kembali menuntut ilmu di PMDG, sekaligus mempererat silaturahmi antara alumni, wali santriwati, dan masyarakat.
Acara dihadiri oleh Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia SSos, Ketua Umum PC IKPM Gontor Banten Dr KH Sholeh Rosyad SAg MM, pengurus dan masyayikh PC IKPM Gontor Banten, para wali santriwati, serta santriwati PMDG Konsulat Banten.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Ketua Umum PC IKPM Gontor Banten, sambutan Wakil Wali Kota Serang, serta doa bersama. Acara selanjutnya ialah pemberian cenderamata dan pelepasan santriwati secara simbolis dengan pemecahan kendi oleh Sekretaris Umum PC IKPM Gontor Banten, KH Dadan Maula Darmawan MBA.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PC IKPM Gontor Banten, KH Sholeh Rosyad menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pelepasan di Masjid Agung Ats-Tsauroh yang menjadi ikon Kota Serang. KH Sholeh juga mengingatkan bahwa perjalanan kembali ke pondok harus diawali dengan memperbarui niat untuk menuntut ilmu semata-mata karena Allah SWT.
“Barang siapa keluar untuk menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga ia kembali,” ungkapnya dilansir ppikpm.gontor.ac.id.
Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para santriwati agar diberikan kelancaran dalam perjalanan dan keberkahan selama menempuh pendidikan, sekaligus mendoakan para pemimpin daerah agar senantiasa diberi kemudahan dalam mengemban amanah.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia menyampaikan apresiasi kepada PC IKPM Gontor Banten atas terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan alumni, wali santriwati, dan generasi muda dalam suasana penuh kekeluargaan. Ia pun membagikan kisah perjalanannya saat merantau dan menempuh pendidikan, termasuk inspirasinya dari karya alumni Gontor Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna.
Dalam pesannya kepada para santriwati, Nur Agis mengutip dua mahfudzat yang menjadi bekal dalam menuntut ilmu yakni man jadda wajada dan man shabara zhafira. Artinya, barang siapa bersungguh-sungguh akan berhasil dan barang siapa bersabar akan memperoleh kemenangan.
Kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Dr KH Sulaiman Effendi MPdI dan dilanjutkan dengan pemberian cenderamata kepada Wakil Wali Kota Serang sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi dari PC IKPM Gontor Banten.
Prosesi pelepasan santriwati ditandai dengan pemecahan kendi oleh Sekretaris Umum PC IKPM Gontor Banten, KH Dadan Maula Darmawan sebagai simbol dimulainya perjalanan para santriwati kembali menuju PMDG untuk melanjutkan perjuangan menuntut ilmu.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh keharmonisan. Suasana haru begitu terasa ketika para wali santriwati mengantarkan putri mereka kembali ke pondok. Bahkan tangis perpisahan turut mewarnai momen pelepasan tersebut.
Di sisi lain, kehadiran Wakil Wali Kota Serang menambah semangat dan kebanggaan bagi para santriwati yang memilih merantau demi menuntut ilmu.

Melalui kegiatan ini, PC IKPM Gontor Banten berharap semoga melalui kegiatan ini, silaturahmi antara alumni, wali santriwati, dan masyarakat dapat terus terjaga, sekaligus menumbuhkan semangat baru bagi para santriwati untuk kembali ke Pondok Modern Darussalam Gontor. Edithya Miranti]




















