Surakarta, Gontornews — Belasan Mahasiswi Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Selasa (6/10/2026), melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Al-Musta’iniyah Surakarta. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program Studi Akademik Fakultas Ushuluddin terkhusus untuk memperdalam materi ilmu tasawuf.
Kegiatan yang mengusung tema ‘Relasi Ilahiah ke Relasi Insaniah: Spiritualitas dan Perilaku Sosial’, ini melibatkan 15 mahasiswi dan dua dosen pembimbing, yakni: Ustadz Iwan Aminur Rokhman, SThI., MAg., dan Ustadzah Zalfaa’ ‘Afaaf Zhoofiroh, M.Ag.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperluas pemahaman mahasiswi tentang tasawuf dan kaitannya dengan ilmu aqidah serta filsafat yang dipelajari di bangku perkuliahan.
Pengasuh Pondok Pesantren Raudhotul Muhibbin Al-Musta’iniyah, KH Ahmad Muhammad Mustain Nasoha, berkenan untuk menerima rombongan sekaligus menyampaikan materi tentangi hubungan spiritual, aqidah, serta pentingnya menjaga kemurnian keyakinan kepada Allah SWT. Gus Mustain melanjutkan, pentingnya kesungguhan dalam menuntut ilmu. Beliau juga menjelaskan bahwa akidah dan jalan hidup seorang muslim harus berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis.
Dosen pembimbing Studi Akademik AFI UNIDA Gontor, Ustazah Zalfaa’ ‘Afaaf Zhoofiroh, M.Ag., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat keilmuan mahasiswi.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan ghirah ilmiyyah pada mahasiswi. Diharapkan ini menjadi inspirasi kepada mahasiswi, terutama dalam tujuan untuk kontribusi keilmuan kepada masyarakat pada masa mendatang,” ujar Ustadzah Zalfaa kepada gontornews.com.
Salah seorang peserta, Syafira Aulia Mufidah, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kunjungan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membantu mahasiswi memahami berbagai upaya penghambaan manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selain memperoleh materi tentang tasawuf dan spiritualitas, para mahasiswi juga berkesempatan mempraktikkan tarian sufi yang berasal dari Gubuk Sufi. Melalui Studi Akademik ini, mahasiswi diharapkan mampu mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan pengalaman spiritual sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat. [Mohamad Deny Irawan]
























