Jakarta, Gontornews – Pemerintah optimistis target tambahan pasokan listrik 160 MW dari pembangkit panas bumi (geothermal) tercapai. Dengan penambahan tersebut, total kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di Indonesia akan menjadi 1.653,5 MW.
“Kita akan terus meningkatkan pemanfaatan panas bumi sehingga lebih banyak listrik yang dihasilkan dari energi terbarukan ini,” kata Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana seperti dikutip Sains Indonesia.
Kepada Majalah Sains Indonesia, di Jakarta, Jumat (12/8) Rida menuturkan seiring program 35.000 MW yang diharapkan tercapai pada 2019, pemerintah kini lebih fokus pada pengembangan pembangkit panas bumi. Apalagi, ada target juga, pada 2025 kapasitas terpasang PLTP di Indonesia harus mencapai 7.200 MW.
Potensi panas bumi di Tanah Air yang tersebar di lebih dari 240 titik, membentang dari Sumatra hingga Papua, diperkirakan setara dengan 29.000 MW. “Sampai saat ini yang dimanfaatkan untuk pembangkit listrik memang baru sekitar lima persen,” imbuh Rida.
Menurut Rida, penambahan 160 MW akan diperoleh dari PLTP Lahendong di Sulawesi Utara (20 MW), PLTP Sarulla di Sumatra Utara (110 MW), dan PLTP Karaha di Jawa Barat (30 MW).[Dedi Junaedi]


















