Gamboru, Gontornews — Serangan bom bunuh diri di sebuah masjid di Nigeria timur laut telah menewaskan setidaknya 11 orang.
Insiden itu terjadi di Kota Gamboru, di negara bagian Borno, Nigeria, dekat perbatasan dengan Kamerun, sebuah wilayah di mana kelompok bersenjata Boko Haram sebelumnya melakukan sejumlah serangan.
Saksi mata mengatakan, pemboman tersebut terjadi saat berlangsung shalat Shubuh.
“Saya sedang dalam perjalanan menuju masjid untuk shalat Shubuh, lalu saya mendengar suara ledakan keras di dalam masjid,” kata relawan, Ali Mustapha, kepada kantor berita Reuters.
“Masjid itu hancur dan terbakar,” tambah Mustapha seperti dikutip Aljazeera.
“Setelah beberapa jam, saat kami mengevakuasi orang-orang, kami melihat 11 mayat, ditambah pembom bunuh diri sehingga jumlah korban tewas 12 orang.”
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu. Namun jenis serangan itu menjadi ciri khas Boko Haram, yang terjemahan kasarnya berarti “pendidikan Barat dilarang”.
Kelompok tersebut telah melancarkan serangan bersenjata di Nigeria timur laut sejak 2009.
Konflik tersebut telah menyebabkan setidaknya 20.000 orang tewas dan lebih dari 2,6 juta warga mengungsi. [Rusdiono Mukri]


















