Bogor, Gontornews – Mengawali rangkaian kelulusan dengan penuh makna, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insantama Leuwiliang, Kabupaten Bogor, resmi menggelar agenda tahunan “Pesantren Wisuda”. Acara yang berlangsung selama tiga hari ini dibuka pada Selasa (9/6/2026), bertempat di kawasan sejuk Ciawi, Bogor. Kegiatan ini dirancang khusus untuk memberikan pembekalan spiritual serta penguatan karakter bagi para calon wisudawan sebelum melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.
Pada sesi materi pertama, panitia menghadirkan tokoh inspiratif tingkat nasional, Karebet Widjayakusuma. Pria yang dikenal sebagai konsultan, penulis buku, sekaligus orator ulung ini sukses membakar semangat para peserta melalui orasi motivasinya.
Dalam pesan pemantiknya, Karebet menekankan pentingnya memiliki visi hidup yang luas sejak dini.
“Mimpi besar itu hanya untuk orang besar. Hanya orang besar yang punya mimpi besar. Bukan orang besar jika ia tak punya mimpi besar. Orang besar dengan mimpi besarnya akan punya energi besar untuk memberi pengaruh besar bagi dirinya, keluarganya, masyarakatnya dan dunia… bahkan hingga ia telah tiada,” tegasnya disambut antusias 102 siswa yang menjadi peserta Pesantren Wisuda.
Tak hanya itu, ia juga membedah pelajaran berharga dari sejarah emas Islam, yakni perjuangan Muhammad Al-Fatih dalam menaklukkan Kota Konstantinopel.
Sebagai penutup sesi yang visioner ini, seluruh siswa diminta menuliskan mimpi besar yang mendalam dan mereka dambakan di masa depan pada selembar kertas. []




















