Yogyakarta, Gontornews – Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan komitmen Muhammadiyah di bidang filantropi. Menurutnya, kerjasama antara Muhammadiyah dan Tahir Foundation di bidang filantropi bagaikan oase penggerak bagi masyarakat.
“Ketika banyak orang cemas dengan kesenjangan sosial dan dampaknya kemudian ada komitmen pemerintah mengatasi hal itu. Ada semacam oase yakni Tahir yang hadir untuk berbagi menggerakkan masyarakat lewat gerakan filantropi yang jika dalam gerakan Muhammadiyah adalah gerakan al-Mā’ῡn,” kata Haedar saat bertindak sebagai narasumber dalam talkshow filantropi untuk pemberdayaan umat di Graha Sabha Pramana, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Kamis (1/3).
Haedar menambahkan, Muhammadiyah tetap berkomitmen membangun Indonesia melalui gerakan filontropi yang inklusif.
“Di atas banyak orang cemas bahwa sesungguhnya peluang membangun Indonesia sangat besar. Muhammadiyah hadir puluhan tahun untuk melakukan gerakan inklusif. Siapapun yang sengsara ditolong Muhammadiyah tanpa melihat suku, ras dan agama,” ungkap Haedar sebagaimana dilansir laman Muhammadiyah.orid
“Pak Tahir memberi contoh bahwa rezeki mereka menjadi bagian dari rezeki rakyat Indonesia yang dibagi secara alamiah. Jika kita jalan baik, semesta akan turut mendukung,” tambah Haedar.
Di sisi lain, semangat rakyat Indonesia yang nothing to lose dalam berusaha telah membentuk mereka sebagai manusia bertanggung jwab dan memiliki pranata sosial yang kuat.
“Yang kedua sesempit apapun jalan mereka, mereka selalu punya ikhtiar, sehingga ketidakberuntungan itu melahirkan energi untuk berbagi dengan rasa bertanggung jawab dan mereka tetap punya pranata sosial yang kuat,” papar Haedar.
“Orang Indonesia sesungguhnya punya jiwa prihatin untuk maju, cuma energi ini tidak pernah digali dan dikaji. Dan dikalahkan oleh energi-energi penyakit,” pungkas Haedar. [Mohamad Deny Irawan]


















