Jakarta, Gontornews — Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan melakukan safari dakwah dengan mengirimkan Ketua Komisi Dakwah, Cholil Nafis, ke beberapa negara di Eropa. Cholil diberi tugas untuk berdakwah mengenalkan Islam Wasathiyah kepada masyarakat Eropa.
Menurut Cholil, ajaran Islam sudah sampai ke Eropa hingga berdiri imperium Islam di Spanyol beberapa abad silam. Namun, nyatanya sampai kini ajaran Islam tidak mudah diterima masyarakat Eropa begitupun bahasa Arab. “Seusai berkuasa di Eropa, Islam tak membekas di masyarakatnya,” ujar Cholil dalam siaran persnya, Rabu (14/9).
Bahkan masyarakat Eropa saat ini mengkhawatirkan perkembangan Islam hingga muncul sikap islamphobia. Karena itu masyarakat Eropa perlu diberikan informasi tentang Islam yang sesungguhnya. Tujuannya supaya tidak ada pemahaman yang salah terhadap ajaran Islam.
“Pemahaman Islam yang moderat (Islam Wasathiyah) perlu disampaikan kepada masyarakat Eropa, sebab paham dalam Islam banyak firqah akibat dari pemahaman Islam yang tidak komprehensif,” tuturnya.
Cholil akan berada di Eropa pada 16-29 September 2016 dan berdakwah ke beberapa negara seperti Belanda, Jerman, Austria dan Prancis. Ia juga akan mendatangi sejumlah masjid, kampus dan sejumlah warga secara langsung. [Fathurroji/Rus]



















