Washington, Gontornews — Mohammed bin Salman (MBS), putra mahkota Arab Saudi, telah bertemu dengan para pemimpin dari sejumlah organisasi Yahudi sayap kanan dalam kunjungannya ke Amerika Serikat.
Kelompok-kelompok itu, yang telah menyumbangkan jutaan kepada pembangunan permukiman ilegal dan perjuangan melawan gerakan BDS (Boikot, Divestasi dan Sanksi), termasuk pejabat dari AIPAC, Stand Up for Israel (ADL) dan Federasi Yahudi Amerika Utara (JFNA).
Mengutip Haaretz, Aljazeera menulis, MBS juga bertemu dengan para pemimpin dari Konferensi Presiden, B’nai B’rith dan Komite Yahudi Amerika (AJC).
AIPAC, ADL dan JFNA telah lama menargetkan BDS, sebuah gerakan non-kekerasan yang berusaha untuk secara ekonomi menekan Israel agar memberikan hak yang sama dan hak untuk kembali ke Palestina.
Beberapa kelompok pro-Israel AS telah menghabiskan jutaan dolar untuk melobi dan memerangi UU BDS, sebuah RUU yang berusaha untuk melumpuhkan BDS.
Sementara itu, JFNA memberikan hampir US$ 6 juta untuk pemukiman ilegal Israel pada kurun 2012 sampai 2015.
JFNA mendukung sejumlah permukiman di Jalur Hijau (perbatasan yang memisahkan Israel pra-1967 dari Wilayah Pendudukan Palestina), dan membantu keluarga Yahudi yang dicurigai atau dihukum karena kekerasan terhadap warga Palestina. [Rusdiono Mukri]


















