Kuala Lumpur, Gontornews — Pencarian pesawat Malaysia MH370 diakhiri setelah lebih dari empat tahun pesawat menghilang. Peristiwa ini menjadi salah satu misteri penerbangan terbesar di dunia.
Jet Malaysia Airlines menghilang pada Maret 2014 dengan 239 orang di dalamnya, dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing.
Pesawat tidak ditemukan dalam zona pencarian laut 120.000 kilometer persegi dan perburuan yang dipimpin Australia, yang terbesar dalam sejarah penerbangan, dihentikan pada Januari tahun lalu.
Namun pencarian dilanjutkan kembali setelah tekanan dari anggota keluarga korban.
Pemerintah Malaysia membuat kesepakatan dengan perusahaan eksplorasi AS Ocean Infinity untuk memulai kembali pencarian pada bulan Januari dengan syarat hanya akan dibayar jika Boeing 777 atau kotak hitamnya ditemukan.
Perusahaan ini akan dibayar hingga US$ 70 juta jika berhasil, tetapi tidak menemukan tanda-tanda pesawat meskipun menjelajahi dasar laut dengan beberapa peralatan pencarian paling canggih di dunia.
Chief Executive Ocean Infinity Oliver Plunkett mengatakan, dia senang Malaysia telah menjadikan pesawat sebagai prioritas.
“Saya pertama-tama ingin memperluas pemikiran semua orang di Ocean Infinity, kepada keluarga mereka yang kehilangan orang tercinta. Motivasi kami untuk memperbarui pencarian adalah untuk mencoba memberikan beberapa jawaban bagi mereka yang terkena dampak,” kata Plunkett dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip Aljazeera.
“Karena itu dengan berat hati kami mengakhiri pencarian tanpa mencapai tujuan itu.”
Pencarian baru itu di daerah sekitar 25.000 kilometer persegi di Samudera Hindia selatan, sebelah utara bekas daerah pencarian lama. [Rusdiono Mukri]




















