pesanan-baju-kaos
37 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 18 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Uncategorised

Mencari Dosa Anies

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
19 December 2018
in Uncategorised
0


Tony Rosyid
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Apa dosamu Anies? Itulah pertanyaan publik yang tak berhenti hingga hari ini. Kamera TV diawasi agar wajah Anies tak muncul. Demonstrasi dikirim setiap hari di Balaikota. Media menghindar saat Anies menerima tiga katagori penghargaan dari KPK. Saat 40 marbot masjid diumrahkan Ahok, media gempar. Anies memberangkatkan 267 marbot, tak ada kabar beritanya. Mau bangun GOR untuk Persija di BMW, anggaran dihadang di DPRD.

Peristiwa dan drama ini adalah sebagian dari fakta yang bocor ke publik. Banyak peristiwa yang kabarnya hanya disimpan oleh Anies sendiri. Kenapa tidak dipublis? Anies seorang gubernur. Itu jabatan politik. Politisi mesti berani mengahadapi risiko politik. Anies seorang pemimpin, ibukota Jakarta lagi, pantang untuk mengeluh.

BACA JUGA

Kunci Sukses dalam Hidup

Kasih Sayang Rasulullah SAW kepada Umatnya

Wisuda Khatmil Qur’an dan Pengajian Akbar TPA Binaan UNIDA Gontor Ar-Raudhah Desa Beton Siman Ponorogo

TASREH: Tajammu’ dan Sarasehan Bersama IKPM Cabang Bogor

Anies Bertemu Sekjen Liga Muslim Dunia

Sekali lagi, publik yang awam masih penasaran, apa dosamu Anies, sehingga harus menghadapi kekuatan-kekuatan yang terus menghambat untuk membangun prestasi Jakarta?

Dalam salah satu wawancara TV swasta, Jaya Suprana mengungkap bahwa dosa Anies terbesar adalah karena ia menjadi gubernur DKI. Seandainya di Pilgub DKI Anies kalah, nasibnya tak seperti sekarang. Jaya Suprana jujur. Ini sebuah ungkapan yang otentik. Tapi, ini baru salah satu dosa Anies. Ada dosa lainnya?



Reklamasi disegel. Alexis ditutup. Proyek-proyek raksasa yang telah direncanakan tak dapat ruang untuk dilanjutkan. Semua berhenti, karena kesempatan ijin tak ada. Ini tentu adalah ancaman. Anies adalah sumber ancaman bagi proses kapitalisasi Jakarta. Inilah dosa besar Anies kedua. Masih ada satu dosa lagi, dan ini lebih besar. Apa itu?

Publik memberi identitas bahwa Anies adalah Gubernur rasa Presiden. Dari cara bicara, bersikap dan jaga wibawa, terutama di hadapan para pemimpin internasional, Anies menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin kelas dunia. Sederhana cara mengukurnya. Bandingkan Anies dengan presiden yang ada. Akan kelihatan kelas Anies.

Yang dibutuhkan dari seorang pemimpin itu kerja, bukan bicara. Salah! Inilah yang selama ini meracuni pikiran rakyat. Kerja, kerja, kerja. Perlu diluruskan. Kerja itu penting. Bahkan sangat penting. Tapi bukan kerja yang asal kerja. Mesti kerja yang smart, terencana, dan terukur semua manfaat dan risikonya. Agar berhasil, kerja harus diawali dengan gagasan yang matang, konsep yang terukur, baru kerja bisa diwujudkan dengan baik. Soal ini, Anies telah membuktikannya. DP 0%, OK Oce dan transportasi terkoneksi adalah di antara hasil kerja yang terukur itu.

Bagi Anies, seorang pemimpin harus satu kata dan perbuatan. Menunaikan janji-janji politik yang terukur dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Jelas keberpihakannya kepada rakyat yang layak mendapatkan pembelaaan. Dan Anies secara bertahap telah mulai membuktikannya. Inilah yang mungkin disebut Anies sebagai kerja berbasis gagasan dan narasi.

Tak terlalu salah jika publik kemudian memberi julukan Anies sebagai Gubernur rasa Presiden. Julukan ini di satu sisi membanggakan bagi rakyat Indonesia. Jakarta sebagai ibukota dan estalase Indonesia dipimpin oleh seorang gubernur sekelas presiden. Tapi di sisi lain, secara politis, akan menjadi ancaman bagi pihak yang merasa terancam. Gubernur rasa Presiden adalah strata sosial-politik yang melahirkan persepsi adanya dua matahari kembar di negeri ini. Inilah yang jadi salah satu sumber kerisauan, sehingga terjadi berbagai tragedi yang seharusnya tak perlu terjadi.

Anies adalah pemimpin potensial untuk Indonesia ke depan. Pohonnya terus tumbuh dan membesar. Akarnya makin kuat. Buahnya sudah mulai bisa dinikmati di negeri ini. Ada pihak yang tak ingin pohon itu terus berbuah. Mereka ingin memotong pohon itu. Caranya? Pertama, jauhkan Anies dari media. Tekan sebisanya agar popularitas dan hasil kerja Anies tak tampak di mata publik. Sebaliknya, viralkan info yang berpotensi men-down grade nama Anies. Lakukan terus menerus negatif dan black campign. Kedua, hambat prestasinya. Ganjal usulan program dan anggaran Anies di DPRD. Ketiga, cari terus kesalahan dan dosanya.

Jika saat ini ada yang melaporkan salam dua jari Anies ke Bawaslu, itu tak terlalu mengagetkan. Sebelumnya, Anies juga pernah dilaporkan soal “pribumi”. Publik punya persepsi bahwa itu adalah bagian dari proses pencarian dosa Anies dan negatif campign.

Kenapa pelapor tidak melaporkan sejumlah kepala daerah yang memberi dukungan secara vulgar kepada petahana? Kenapa juga tak melaporkan salah seorang bupati di Jawa Barat yang mengajak camat, lurah, RW dan RT untuk mengampanyekan Paslon tertentu? Sekali lagi, karena mereka bukan ancaman. Sementara Anies? Dosanya dibutuhkan agar Gubernur rasa Presiden ini tidak lagi merisaukan pihak istana.

Jakarta, 19/12/2019

Share68Tweet43Send
Previous Post

Raja Salman UmumkanKenaikan Tunjangan Hidup

Next Post

Ledia: Hargai Profesi Desainer Kreatif dengan Mengakomodir dalam RUU Ekraf

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

12 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

0
Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

0
Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

0
Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

0
masjid si pitung

Masjid Al Alam Marunda, Saksi Sejarah Islam di Pesisir Jakarta Utara

0
Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

18 October 2026
Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

18 October 2026
Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

18 October 2026
masjid si pitung

Masjid Al Alam Marunda, Saksi Sejarah Islam di Pesisir Jakarta Utara

18 October 2026
Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

18 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result