Ramallah, Gontornews — Perdana Menteri Palestina, Rami Al-Hamdallah mengajukan pemunduran diri kepada Presiden Mahmoud Abbas, Selasa (29/1). Pemunduran diri yang dilakukan oleh Rami dianggap akan menghambat upaya rekonsiliasi kelompok Hamas dan Fatah di Gaza.
Meski pemunduran diri sudah diajukan, Rami memastikan bahwa ia akan melaksanakan tugas kepemerintahannya sampai kabinet terbaru akan terbentuk. Pernyataan ini disampaikan Rami setelah mengadakan pertemuan kabinet mingguan.
Reuters menyebut belum ada pernyataan resmi dari Presiden Abbas mengenai hal tersebut. Beberapa sumber mengatakan bahwa faksi Fatah, pendukung Abbas, mengambil peranan dibalik aksi pemunduran diri Rami dari kursi Perdana Menteri Palestina.
Rami sendiri merupakan seorang akademisi yang kurang populer namun berkesempatan untuk memimpin rekonosilasi Fatah dan Hamas di Tepi Barat. Kedua belah pihak pun menandatangani kesepakatan rekonsiliasi dua tahun lalu untuk membantu kepemimpinan Abbas di Palestina di Gaza serta mengambil kendali di atas titik-titik persimpangan antara Mesir dan Israel.
Namun, perselisihan terkait pembagian kekuasaan dan ketidaksepakatan terkait kebijakan terhadap Israel telah menghambat implementasi kesepakatan. [Mohamad Deny Irawan]
























