Istanbul, Gontornews — Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah Turki beberapa hari lalu memicu terjadinya banjir bandang dan genangan air tinggi di sejumlah kawasan, termasuk kota Istanbul dan Bursa. Akibat bencana ini, aktivitas warga dilaporkan lumpuh total serta memaksa pembatalan sejumlah penerbangan.
Jurnalis asal Indonesia yang sedang bertugas di Turki, Ike Kesuma atau yang akrab disapa Bang Ike mengatakan arus air yang sangat deras mengalir dari dataran tinggi ke kawasan yang lebih rendah di Istanbul sisi Eropa, hingga merendam sejumlah ruas jalan raya.
“Tingginya debit air bahkan memaksa otoritas setempat untuk menghentikan sementara operasional transportasi publik serta meliburkan kegiatan sekolah demi mengantisipasi jatuhnya korban jiwa,” jelasnya dikutip Sindo Prime.
Dalam laporan langsungnya, Ike juga menyebutkan bahwa saat ini wilayah Eropa mengalami dampak banjir yang cukup berat, warga lokal dan pendatang banyak yang beraktivitas atau tinggal di sisi Asia (Anatolia).
Meskipun jalur darat sempat mengalami kemacetan parah akibat hujan deras, koordinasi evakuasi terus berjalan cepat. Sementara di wilayah Bursa dan Isnik, pemerintah setempat bahkan mengerahkan alat berat guna membantu membersihkan material sisa banjir di permukiman warga.
“Badan Meteorologi setempat juga terus mengeluarkan peringatan dini agar warga tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat berlangsung. Kendati bencana ini berdampak luas bagi mobilitas publik, kondisi para Warga Negara Indonesia (WNI) di sana dipastikan tetap aman dan terpantau baik,” jelas Ike. [Ika]






















