London, Gontornews — Perseteruan antara Walikota London Sadiq Khan dan presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump masih berlanjut sampai sekarang. Sadiq Khan mengeluarkan tantangan untuk Trump yang baru menang pemilihan presiden Amerika Serikat.
Dalam sebuah pernyataannya, Sadiq mengatakan, bukan rahasia bahwa dirinya bukan termasuk penggemar Donald Trump atau cara kampanyenya. Tetapi sosok Trump yang sering menimbulkan kontroversial tersebut jelas memenangkan pemilihan presiden di AS.
Sadiq menilai, kampanye Trump selama ini telah memecah belah warga Amerika dan dunia. Trump, menurutnya telah banyak menimbulkan emosi yang tinggi di masyarakat. Oleh karena itu Sadiq menantangnya supaya Trump memulihkan keadaan.
“Saya berharap Donald Trump sekarang akan melakukan segala daya untuk menyatukan orang dan membawa masyarakat kembali bersama-sama. Saya berharap dia jadi baik,” tantangnya seperti dilansir laman standard, Jumat (11/11).
Sadiq berharap Trump mampu membangun hubungan yang lebih baik dengan semua kalagan, termasuk dari kubu Demokrat, kulit hitam dan wanita, juga masyarakat Muslim yang selama ini dihina selama kampanye.
Antara Sadiq dan Trump memiliki hubungan yang sulit sejak kandidat presiden AS tersebut menyerukan pelarangan bagi umat Islam masuk ke AS. Sadiq menyebutnya, Trump membuat dunia semakin tidak aman dengan pernyataan tersebut.
Sadiq sendiri sempat tersinggung jika umat Islam tak boleh menginjakkan kakinya di AS. Ia sendiri adalah seorang walikota Muslim pertama di London yang tentu memiliki banyak urusan untuk datang ke AS.
Dubes AS untuk Inggris Matthew Barzun menegaskan, hubungan antara London dan Washington, baik dalam pemerintah, militer, intelijen, perdagangan, mahasiswa dan wisatawan sangat kuat.
“Hubungan istimewa ini ada di masing-masing pihak dan tidak bisa tergoyahkan,” terangnya. [Ahmad Muhajir/Rus]

















