Bogor, Gontornews — Sudah banyak kerjasama yang dilakukan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia saat ini. Di antaranya Tazkia menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah. Adalah Tazkia, saat ini tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.
Dalam hal ini Gubernur Kalimantan Utara beserta rombongan berkunjung langsung ke Tazkia pada Selasa (23/7). Bertempat di ruang internasional class Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie bersama Ketua STEI Tazkia, Dr Murniati Mukhlisin, M.Acc menandatangani MoU atau Memorandum of Understanding (MoU) pada Selasa (23/7).
Peserta hadir memenuhi ruang International Class. Hadir dan turut menyaksikan langsung penandatanganan MoU, Ketua Yayasan atau CEO Tazkia Group, Dr Muhammad Syafii Antonio, M.Ec. Sementara dari Kalimantan Utara mendampingi gubernur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sigit Muryono dan Kepala Bappeda – Litbang, Datu Iqra Ramadhan.
Di hadapan para hadirin, Rektor Tazkia Dr Murniati Mukhlisin menjelaskan visi misi Tazkia dalam menyebarkan ekonomi syariah dan program Tazkia ke depan. “Alhamdulillah tahun ini, tepat 17 Ramadhan kemarin Tazkia berumur 18 tahun. Insyaallah tahun 2025, 6 tahun lagi akan jadi universitas,” ucapnya disambut amin oleh para hadirin.
Adapun Ketua Yayasan Tazkia Dr Syafi’i Antonio dalam sambutannya menjelaskan beberapa program Tazkia dan program pemberdayaan ekonomi yang telah dilakukan Tazkia di beberapa daerah. “Dengan pertemuan ini semoga bisa bersinergi untuk memberdayakan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Sedangkan Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie dalam sambutannya menceritakan pengalamannya selama menjadi Gubernur Kalimantan Utara. “Dalam usia 6 tahun banyak yang kami kerjakan dan kita lakukan itu dengan cepat. Alhamdulillah Kaltara kini sudah mendapatkan 55 penghargaan. Banyak MoU sudah dilakukan. Kerjasama ini penting, namun yang terpenting dari MoU ini adalah implementasinya,” ungkapnya. [Muhammad Khaerul Muttaqien]




















