Fukushima, Gontornews – Jepang kembali dilanda gempa berkuatan 7,4 Skala Richter (SR) di Fukhusima, Selasa (22/11). Pemerintah lantas mengeluarkan peringatan tsunami bagi warga yang berada di sepanjang Pantai Pasifik dan menghentikan sejenak sistem pendingin reaktor nuklir yang ada di wilayah tersebut.
Kepala Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga, menyampaikan status darurat saat konferensi pers di Kantor Perdana Menteri dan menyatakan bahwa sistem pendingin reaktor 3 di Tepco Fukushima yang menghabiskan 2.544 bahan bakar nuklir dihentikan untuk sementara.
“Kami telah diberitahu bahwa tidak ada kebocoran radiasi atau kenaikan suhu (dari kolam pendingin),” kata Yoshihide Suga sebagaimana dilansir Japan Times.
Kantor berita Jepang, NHK juga melaporkan bahwa sistem pendingin reaktor telah kembali diaktifkan pada pukul 07.47 waktu setempat setelah sebelumnya dimatikan saat gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter terjadi pada pukul 06.10 waktu Jepang.
Secara khusus, peringatan tsunami diberikan kepada warga yang tinggal di sepanjang pantai pasifik seperti Aomore, Iwate, Ibaraki, Chiba serta Miyagi untuk menjauh dari bibir pantai.
Pemerintah Jepang juga meminta warga Fukushima untuk mengungsi ke wilayah yang lebih tinggi karena diprediksi akan terjadi tsunami setinggi 3 meter di wilayah tersebut.
Tsunami setinggi 1,4 meter terlihat di Pelabuhan Sendai pada pukul 08.03 waktu Jepang. Menurut NHK, Tsunami setinggi ini adalah yang terbesar sejak terakhir terjadi pada 11 Maret 2011 saat gempa besar terjadi di Jepang timur.
Badan Meteorologi Jepang juga memantau pergerakan tsunami di sepanjang pantai pasifik. Di Kota Soma misalnya, tsunami telah mencapai ketinggian 90 cm. Sementara di Oarai dan Ibaraki, tsunami mencapai ketinggian 50 cm pukul 07.08 waktu setempat.
Pihak berwenang memperingatkan orang-orang agar tetap waspada hingga peringatan tsunami dicabut karena gelombang tsunami berpotensi terjadi lebih dari sekali.
Belum ada laporan tentang kerusakan dan korban jiwa yang jatuh akibat gempa Jepang ini. [Mohamad Deny Irawan/Rus]























