Beijing, Gontornews — Pemerintah Cina mengatakan bahwa pihaknya memantau perkembangan konflik Kashmir. Presiden Cina, Xi Jinping, dikabarkan akan membantu Pakistan dalam menyelesaikan konflik di wilayah perbatasan tersebut.
Dalam pertemuan sebelumnya, Xi menyampaikan kepada Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, bahwa situasi di Kashmir harus benar-benar diselesaikan. Xi menambahkan bahwa dialog damai diperlukan untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Tensi tinggi mewarnai konflik Kashmir sejak Agustus lalu saat India mencabut otonomi khusus bagi warga Kashmir dan Jammu.
Sementara itu, Presiden Xi Jinping dijadwalkan akan bertemu dengan Perdan Menteri India, Narendra Modi di Chennai, India Selatan, Jumat-Sabtu (11-12/10) mendatang. Pertemuan ini disebut-sebut diselenggarakan guna meningkatkan hubungan kedua negara dalam pertemuan sebelumnya di Wuhan tahun lalu, terkhusus menstabilkan hubungan di wilayah perbatasan.
“KTT Informal Chennai yang akan datang memberikan kesempatan bagi kedua pemimpin untuk melanjutkan diskusi mereka tentang isu-isu bilateral, regional dan global serta bertukar pandangan terkait pendalaman Kemitraaan pembangunan India-Cina,” ungkap pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri India sebagiamana dilansir Reuters.
Lebih lanjut, India menjelaskan bahwa setiap perubahan yang terjadi di Jammu dan Kashmir adalah urusan internal dalam negeri dan mengancam akan menutup perundingan jika Cina mengangkat isu tersebut dalam pertemuan di Chennai. [Mohamad Deny Irawan]


















