Sau Paolo, Gontornews — Tim sepak bola Chapocoense, Brasil, dijadwalkan bertanding pada hari Rabu (30/11) dalam leg pertama final “Copa Sudamericana” melawan tim Atletico Nacional Medellin, Kolombia.
Monica Villamizar dari Al Jazeera yang melaporkan dari Sau Paolo, Brasil, mengatakan negara itu “benar-benar hancur”. Sebab, Chapocoense merupakan tim ajaib dalam sejarah sepak bola Brasil.
Tim dari kota kecil Chapeco ini bergabung dalam divisi pertama Brasil pada tahun 2014 untuk pertama kalinya sejak tahun 1970-an. Pekan lalu, tim ini berhasil mencapai final Copa Sudamericana dengan mengalahkan skuad legendaris asal Argentina, San Lorenzo.
Keberhasilan mencapai partai final ini melambungkan nama Chapocoense. Klub ini dipuji sebagai “model langka keberhasilan manajemen organisasi sepak bola”. Dipuji sebagai contoh “bagaimana menjalankan klub sepak bola ynag benar”.
“Mereka dinilai sebagai kisah sukses dalam tiga atau empat tahun terakhir sepak bola Brasil,” ujar presenter olahraga senior Al Jazeera, Andy Richardson.
Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Selasa (29/11), Federasi Sepakbola Amerika Selatan (CONMEBOL) mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan semua jadwalpertandingan sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. [Rusdiono Mukri]

















