Bogor, Gontornews — Al Ittihadiyah adalah Ormas Islam yang berdiri sejak tahun 1935 di Sumatera Utara. Al Ittihadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan, lulusan Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.
Ketua Umum DPP Al Ittihadiyah Dr H Martin Roestamy SH MH menjelaskan dalam pembukaan Muktamar ke-19 Al Ittihadiyah di Bogor, Senin (28/11), Al Ittihadiyah merupakan salah satu ormas yang ikut mendirikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama sembilan organisasi masa (ormas) Islam lainnya.
Pada zaman itu Al Ittihadiyah memiliki andil yang sangat kuat dan sekaligus tanggung jawab moral terhadap siapapun yang mau menyenggol sikap dan langkah MUI. “Kami juga pendukung kuat GNPF MUI. Tapi cara Al Ittihadiyah adalah cara yang santun dan bermartabat. Kita ikut menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia dan NKRI harus kita pertahankan,” katanya.
Martin mengatakan, hal itu pula yang membuat muktamar ini berani mengambil tema “Perkokoh Persatuan Kesatuan Umat”. Hal itu mengingat kondisi umat sejak 15 tahun ini saling cekcok satu sama lain. “Yang berantem umat, yang untung siapa? Orang lain. Dalam kesempatan ini Al Ittihadiyah meminta kepada umat Islam Indonesia bersatu memperkokoh kesatuan dan persatuan umat,” tandasnya. [Muhammad Khaerul Muttaqien/Rus]





















