Putrajaya, Gontornews — Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, mengecam budaya Barat yang disebut mengikis nilai-nilai keluarga serta budaya di negara-negara muslim. Ia pun mendorong setiap warga Malaysia agar melestarikan budaya serta identitasnya sambil merangkul teknologi dan pengetahuan yang dimiliki Barat.
“Kita harus untuk mengetahui budaya kita sendiri dan melesatrikannya karena budaya kita tidak kalah dengan budaya lain. Kita harus tahu identitas kita sendiri dan bangga akan hal tersebut,” ujar Mahathir dalam soft launch Kuala Lumpur Summit 18-21 Desember 2019, Kamis (21/11).
Secara spesifik, Mahathir mengecam budaya pernikahan sesama sejenis yang dianggap tidak menghormati nilai-nilai keluarga.
“Ini bukan lagi tentang pria dan wanita yang menikah dan membawa anak-anak untuk membentuk keluarga,” kata Mahathir sebagaimana dilansir Malaysia Mail.
“Hari ini, institusi pernikahan tidak dihormati. Bahkan mungkin ada pernikahan antara pria dengan pria, wanita dengan wanita dan mereka pasti tidak akan memiliki keturunan.”
“Akan tetapi, adopsi dari keturunan orang lain akan dianggap sah dan menjadi bagian dari keluarga mereka,” tambah Mahathir.
Rencananya, Pertemuan ini akan menghadirkan delegasi dari sejumlahnegara muslim di dunia seperti Qatar, Turki, Indonesia dan Pakistan. Pertemuan ini diharapkan dapat menyatukan pikiran terbaik untuk memulai dialog multi-sisi yang secara eksklusif digagas oleh umat Islam dunia. [Mohamad Deny Irawan]


















