Jakarta, Sains Indonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi hingga awal pekan depan. Kondisi tersebut, merupakan dampak adanya siklon tropis di dekat perairan Indonesia.
Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Nurhayati, mengatakan kedua siklon tropis itu, yakni Yvette dan Nock-Ten, meskipun tidak langsung, berpeluang menyebabkan perubahan cuaca signifikan di beberapa wilayah Indonesia. Bahkan, dapat berdampak pada cuaca ekstrem, hujan lebat yang disertai angin kencang.
Menurut Nurhayati, pola siklonik yang terbentuk dari dua siklon tropis tersebut menyebabkan pola angin di wilayah Indonesia berubah. “Sehingga berdampak pada pembentukan awan hujan dengan potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah. Selain itu, angin kencang juga dapat terjadi, terutama di wilayah perairan sehingga menyebabkan gelombang tinggi,” kata Nurhayati di Jakarta, Jumat (23/12).
Selain itu, lanjut Nurhayati, masyarakat juga harus mewaspadai cuaca buruk di sejumlah perairan, setidaknya hingga tiga hari ke depan. Seperti, potensi munculnya angin kencang di wilayah Laut Jawa, Laut Bali, sebagian wilayah Jawa Barat hingga Jawa Timur, pesisir selatan Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.
Potensi hujan sedang hingga lebat, imbuh Nurhayati, juga akan terjadi di wilayah Jawa Timur bagian timur dan selatan, Bali, Nusa Tenggara, Papua Barat, Papua bagian utara, dan Biak. Sementara sebagian besar laut di Indonesia berpotensi terjadi gelombang tinggi hingga setinggi 4 meter. “Para pengguna transportasi laut agar lebih mewaspadai kondisi ini,” katanya.[Dedi Junaedi

















