Konawe, Gontornews — Lembaga pengelola dana wakaf Hidayatullah, Baitul Wakaf, mengonfirmasi keberhasilannya menginisiasi pembangunan Wakaf Sumur Produktif di lebih dari 20 titik di seluruh Indonesia. Salah satu pembangunan wakaf sumur yang telah usai berlokasi di Pesantren Hidayatullah Konawe di Kelurahan Toriki, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara.
“Selama ini, santi sering kehabisan air bersih sehingga harus mengantre di sumur galian milik warga. Bahkan, untuk sekedar berwudu. Alhamdulillah dengan adanya sumur bor ini, santri kami tidak lagi kekurangan air bersih untuk mandi, mencuci dan bersuci,” ungkap Pimpinan Pesantren Hidayatullah Konawe, Ustadz Andi Sutrisno, dalam rilis yang Gontornews, Rabu 6 Juli 2022.
Ustadz Andi pun berharap selesainya pembangunan wakaf sumur produktif ini dapat membuat para santri semakin khusyu dalam beribadah dan belajar. “Dan lebih bersemangat lagi dalam mempelajari Alquran,” sambung Ustaz Andi.
Sementara itu, Direktur Baitul Wakaf Rama Wijaya mengatakan program Wakaf Sumur Produktif merupakan salah satu program unggulan lembaga. Program ini mendapat respons baik oleh masyarakat untuk berdonasi dan berwakaf.
“Krisis air bersih masih menjadi problem di berbagai wilayah Indonesia. Sumur wakaf yang dihasilkan bukan hanya memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi juga mengairi sektor pertanian. “Efeknya, roda perekonomian berjalan,” jelas Rama.
Pada program Wakaf Sumur Produktif, Baitul Wakaf akan terus menjangkau daerah krisis air bersih yang lebih luas, terutama yang bisa mendorong sektor ekonomi, pertanian dan pendidikan. “Saatnya mengalirkan jariah dengan berwakaf,” pungkas Rama. [Mohamad Deny Irawan]





















