Jakarta, Gontornews–Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) merupakan sebuah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di sektor keuangan mikro berbasis koperasi syariah. BTM didirikan di tiap-tiap kabupaten dan kini BTM-BTM mengalami kemajuan pesat di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan BTM dinilai sudah mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional.
“Ini dibuktikan dengan hadirnya BTM-BTM di empat provinsi yang maju dengan pesat, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Lampung.” ungkap Agus Yuliawan Anggota pengurus Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah dalam sambutan Diskusi Nasional “Revitalisasi BTM Pasca Terbitnya UU No 1 Tahun 2013”, Selasa (29/11/2016) di Gedung Smesco KUKM, Jakarta.
Kepada Gontornews Agus juga mengatakan bahwa empat BTM itu pusat koperasi sekunder yang terdiri dari primer-primer BTM. Satu sekunder saja itu banyak primer. Bayangkan satu kabupaten Pekalongan saja ada 30 BTM. Karena BTM didirikan di tiap tiap kabupaten.
“Dengan hadirnya BTM di daerah-daerah dapat memacu lahirnya semangat kewirausahaan di lingkungan Muhammadiyah dalam menumbuhkan sektor riil serta menghambat capital outflow di daerah,” katanya. (M Khaerul Muttaqien)





















