Judul : Biografi A Hasyim Muzadi: Cakrawala Kehidupan
Penulis : Ahmad Millah Hasan
Penerbit : Keira Publishing
Cetakan : Pertama, Maret 2018
Tebal : 508 hlm
“Saya berusaha mendengar, menyimak, menatap, dan merekam bisikan dunia dengan lensa hati. Senantiasa berserah diri kepada Illahi. Seraya mendampingi yang lemah untuk menemukan peta diri dalam jagad cakrawala kehidupan ini,” tutur almarhum KH A Hasyim Muzadi, sebagaimana dikutip di dalam buku ini.
Tak banyak orang yang tahu sisi kehidupan sosok pribadi sang KH A Hasyim Muzadi. Karenanya buku ini hadir untuk merangkum seluruh perjalanan kehidupan Kiai Hasyim, sejak ia dilahirkan hingga akhir hayatnya. Sisi pribadi, keromantisan, humor, persahabatan, karir organisasi, pengabdian di NU (Nahdhatul Ulama), hingga pemikiran moderatnya, semua penulis bahas secara gamblang.
Sewaktu menjadi mahasiswa, Hasyim pernah berjualan singkong untuk biaya hidupnya tapi bangkrut. Modalnya habis. Lalu ada kawannya berceletuk, “Kamu tak cocok jualan barang, kamu cocoknya jualan abab (ceramah).” Sejak itu pula Hasyim lebih fokus mendalami ilmu agama dan berceramah.
Hasyim sejak kecil memang punya bekal ilmu agama yang kuat. Setelah enam tahun menyantri di Pondok Modern Darussalam Gontor, Hasyim juga kerap mengaji ke beberapa kiai sepuh di Malang.
Cuplikan kisah di atas adalah satu di antara seribu kisah perjalanan KH Hasyim yang menarik untuk disimak dalam buku ini. Semoga dengan membacanya kita bisa meneladani jejak dan perjuangan Hasyim Muzadi untuk mewujudkan ajaran Islam yang rahmatan lil’alamin. [Edithya Miranti]


















