Gontor, Gontornews — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pada Selasa (31/7) pagi tadi tiba di Pondok Modern Darussalam Gontor, Kampus 1 Ponorogo, Jawa Timur. Suasana akrab pun terjadi saat Menteri Susi silaturrahim dengan keluarga besar Gontor di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) Gontor.
Maklum kedatangan Menteri yang populer dengan tagline “Tenggelamkan” itu bukanlah yang pertama bagi Menteri Susi. Karena kunjungan resmi pertama Bu Susi setelah menjadi menteri terjadi pada November 2016 lalu.
Selain itu pada 2006 lalu, putranya, Almarhum Panji Hilmansyah pernah nyantri di Gontor selama satu tahun. “Beliau ini wali murid yang dulu putranya di sini sampai satu tahun. Alhamdulillah menjadi saksi di pondok ini dan ibu ini berkali-kali menginap disini sebelum jadi menteri. Insya Allah merasakan tempe di sini,”ungkap Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal saat sambutan di BPPM Gontor.
Keakraban pun terjadi dalam momen silaturahim kali ini. “Di sini ada Universitas Darussalam (UNIDA) ada beberapa fakultas dan Insya Allah akan ada Fakultas Kelautan dan Perikanan. Ibu Susi nanti jadi dosen UNIDA, mengajar di sini. Kami akan memberi gelar profesor Lillahi Ta’ala. Saya dan anak-anak setuju siapapun presidennya, Ibu Susi ini harus tetap jadi menteri kelautan,” ungkapnya.
Lanjut Kiai Hasan menjelaskan tentang Pondok Modern Gontor yang dikunjungi Menteri Susi saat ini. “Pondok ini sudah kami wakafkan, jadi bukan milik saya, pondok ini milik umat Islam seluruh dunia. Jadi saya berdiri di sini sebagai seorang yang mendapat amanah dari 2 Milyar umat Islam se-dunia. Sekaligus Ibu Susi juga pemilik pondok ini karena Ibu sebagai umat Islam,”tandas Kiai Hasan.
Sementara itu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam sambutannya menyampaikan tentang wawasan kelautan dan tugas-tugasnya “Tugas saya sebagai menteri menjaga kedaulatan laut. Kalau kita menangkap pencuri dan kapalnya kita tenggelamkan bukan berarti menterinya koboy, tapi memang itu tugas saya,”imbuh Susi.
Dijelaskannya, selama menjabat menteri, Bu Susi sudah menenggelamkan 363 kapal pencuri ikan dari berbagai negara. Alhamdulillah, Indonesia sekarang dianggap sebagai lautan samudera menakutkan bagi pencuri ikan,” katanya.
Di akhir sambutannya, Susi menyambut baik tawaran kerjasama dengan Pondok Modern Gontor. “Kita sangat terbuka untuk bekerjasama. Saya tahu, Gontor tidak ada lautnya, tapi Gontor ini adalah institusi penting dalam pembangunan manusia di negeri ini. Maka, untuk kampus Gontor di Poso yang ada lautnya, kita bikin Fakultas Kelautan di sana, yang di sini kita bikin Fakultas Perikanan,” kata Susi.[Muhammad Khaerul Muttaqien]




















