Batu, Gontornews — Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus membersamai masyarakat Batu dalam fase pemulihan. Salah satu aksi yang terus dilakukan, ACT membuka dapur umum dan mendistribusikan bantuan pangan hingga 400 porsi per hari. Dapur umum ini dibuka di salah satu rumah warga.
Berdasarkan laporan Kepala Cabang ACT Malang, Iqrok Wahyu Perdana melaporkan bahwa kondisi sejumlah wilayah masih cukup memprihatinkan, beberapa material besar yang terbawa saat banjir masih terdapat di sejumlah titik di Dusun Sambung, Desa Bulukerto, Kota Batu Malang.
“Melihat tumpukan tanah dan batu-batu besar yang terseret banjir dikhawatirkan mengganggu masuknya bantuan kemanusiaan. Kami bersama relawan dan masyarakat sekitar sudah melakukan pembersihan sedikit demi sedikit,” papar Iqrok dilansir dari laman ACTNews Rabu (10/11).
Iqrok juga menjelaskan saat ini para pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. Sementara para penyintas yang kehilangan rumah masih menumpang di rumah kerabat.
Sejauh ini, lanjut Iqrok, ACT terus membersamai masyarakat Batu dalam fase pemulihan. Salah satu aksi yang terus dilakukan, ACT membuka dapur umum dan mendistribusikan bantuan pangan hingga 400 porsi per hari. Dapur umum ini dibuka di salah satu rumah warga.
“Ratusan porsi tersebut biasanya kami distribusikan untuk sarapan pagi, makan siang, dan menjelang malam. Bukan hanya untuk para penyintas, namun juga untuk para pekerja atau relawan yang ikut serta dalam proses pembersihan lumpur dan puing sisa banjir,” pungkas Iqrok.[]

























