Jakarta, Gontornews–Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Ma’ruf Amin menanggapi santai meski dibully oleh pengguna media sosial terkait pernikahannya beberapa tahun yang lalu dengan perempuan yang usianya relatif lebih muda.
“Ada-ada saja. Itu memang bagian dari risiko memimpin MUI,” kata Maruf dalam sambutannya di acara Rakernas II MUI periode 2015-2020 di Ancol, Jakarta, Rabu.
Kiai Ma’ruf memaparkan, tindakan bully oleh netizen wajar terjadi seiring perundungan terhadap MUI yang dianggap tendensius terkait Ahok.
“Ada usulan agar MUI direformasi. Bukan hanya MUI dibully, tapi juga saya,” tuturnya dilansir dari laman antara (24/11).
Menurut dia, persoalan sikap MUI terhadap dugaan penistaan agama oleh Ahok sudah jelas. Gubernur DKI Jakarta nonaktif itu terbukti menistakan agama berdasarkan kajian tim internal MUI.
Dalan pernyataan sikap MUI, menurutnya, Ahok harus diproses secara hukum. Desakan pemrosesan hukum itu tidak terkait dengan politik dan SARA tapi murni karena ada unsur penodaan agama.
Terkait pernikahannya, mantan Ketua Komisi Fatwa MUI ini menegaskan dirinya memang menikah dengan perempan beranak dua. Hal tersebut, seharusnya tidak dipersoalkan.
Sebelumnya, pengamat politik Boni Hargens mengunggah foto lama pernikahan Ketua MUI KH Ma’ruf Amin di Twitter, Selasa (22/11). Ia lalu menulis status ;
“Kami ucapkan selamat kepada Bapak Wakil Ketua MUI Ma’ruf Amin yang berusia 73 tahun. Hari ini menikahi wanita cantik Wury Estu Handayani, yang berusia 30 tahunan semoga kedua mempelai berbahagia dan langgeng sampai akhir hayat. Amin Yra.”
Foto ini mendapat beragam tanggapan diantaranya menanyakan apakah ada unsur memojokkan atau motif lain. Pengamat yang selama ini menilai ada aktor politik atau pihak-pihak yang menunggangi di balik demo bela Islam 4 November, ini pun mengaku akan segera meminta maaf kepada KH Ma’ruf Amin. [Ahmad Muhajir]






















