pesanan-baju-kaos
28 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Tuesday, 20 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Nasional

Dukung MUI Tolak Vasektomi Syarat Penerimaan Bansos, HNW: Gubernur Mestinya Fokus Laksanakan Astacita Bukan Buat Kegaduhan Sosial Politik

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
5 May 2025
in Nasional
0
Hentikan Kejahatan Israel, HNW Dukung Pernyataan Menlu RI di ICJ, Agar Mahkamah Internasional Memastikan Keputusan-keputusannya Soal Israel dan Palestina Benar-benar Dilaksanakan 

Jakarta, Gontornews — Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota DPR RI Komisi VIII  yang di antaranya membidangi urusan sosial, Hidayat Nur Wahid, mendukung sikap MUI Jawa Barat maupun MUI Pusat yang menolak/mengkritisi wacana yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat yang mewacanakan kewajiban vasektomi bagi laki-laki miskin sebagai syarat penerimaan Bansos.

Wacana tersebut sudah menimbulkan kegaduhan, memantik polemik dan penolakan. Bukan  hanya dari MUI tapi juga dari para dokter dan aktivis HAM, karena dinilai tidak solutif. Sebab, masalah kemiskinan memang menjadi kewajiban negara untuk mengatasinya. Dan diskriminatif karena hanya berlaku bagi warga miskin, sementara warga yang kaya dan punya banyak anak tidak diharuskan vasektomi. Karenanya wacana ini juga dinilai melanggar HAM.

HNW, sapaan akrab Hidayat Nur Wahid, menyebut agar Gubernur Jawa Barat segera mengakhiri kegaduhan itu dengan mencabut wacananya, dan fokus mengatasi masalah kemiskinan dan efektivitas bansos, tanpa membuat masalah baru.

Ia mengingatkan, Bansos merupakan kebijakan nasional sebagai pelaksanaan Konstitusi, karenanya ada aturan yang berlaku pada skala nasional. Pemerintah pusat yang berkewenangan terkait Bansos bukanlah Menteri Desa tetapi Menteri Sosial. Dan Menteri Sosial dengan jajarannya tidak pernah menambahkan/membuat syarat tambahan baru untuk menerima Bansos yaitu wajib vasektomi (KB bagi laki-laki), sebagaimana diwacanakan oleh Gubernur Jawa Barat itu.

BACA JUGA

Presiden Prabowo Puji Panca Jiwa dan Moto Pondok Modern Gontor

JATMA Aswaja Dukung Penguatan Ekonomi dari Desa

Sambutan Presiden Prabowo pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

Menag Nasaruddin Umar: Satu Abad Bukti Ketangguhan Gontor

Mendiktisaintek Brian: Semoga Gontor Terus Maju Menjaga Nilai-nilai Keislaman

Demikian juga Komisi VIII DPR yang merupakan mitra kerja Kementerian Sosial terkait peraturan perundangan dan pengawasan pelaksanaannya, belum pernah mendapat usulan dari Mensos untuk membahas tambahan syarat baru penerima Bansos yaitu kewajiban vasektomi.

“Saat ini Pemerintah via Kemensos menyalurkan Bansos melalui mekanisme legal antara lain pendataan dan pemeringkatan kesejahteraan warga. Jika memang seseorang memenuhi syarat dan masuk pada pendataan maka yang bersangkutan layak menerima Bansos. Tidak ada syarat kewajiban vaksetomi, apalagi juga tidak ada data empiris kaitan vasektomi dengan ketidakmiskinan,” papar Hidayat dalam keterangannya, Senin (5/5/2025).



Hidayat menjelaskan, seharusnya gubernur termasuk Gubernur Jawa Barat ikut mencarikan kebijakan yang efektif mengatasi kemiskinan yang belum berhasil diatasi oleh Pemerintahan yang lalu. Bukan malah mengusulkan ketidakbijakan yang menjadi masalah seperti kewajiban vaksetomi bagi penerima Bansos itu.

Menurut HNW, pemberian Bansos mestinya tidak dikaitkan dengan kewajiban vasektomi, karena Bansos itu memang ketentuan konstitusional yang wajib dilaksanakan oleh negara. Apalagi tidak ada fakta vasektomi menjadi jaminan tidak miskin, dan banyaknya anak (tidak bervasektomi) identik dengan menjadi miskin. Betapa banyak sekarang ini keluarga muda yang kaya dan tidak menerima Bansos, malah orientasinya mempunyai anak banyak.

“Kebijakan perlindungan sosial yang berlaku nasional saat ini harus menyeluruh. Jika satu keluarga miskin, maka orangtuanya mendapatkan Bansos, termasuk rutilahu (rumah tinggal layak huni), anaknya dibantu pendidikannya, dan jika sakit bisa berobat gratis. Penyempurnaan implementasi kebijakan nasional termasuk aktualisasi pendataan warga yang berhak menerima Bansos, serta terobosan-terobosan menciptakan lapangan kerja, inilah yang harusnya serius dilaksanakan dan dikuatkan termasuk oleh Gubernur Jabar, bukan justru membuat wacana baru yang tidak solutif dan malah menambah kegaduhan seperti wacana kewajiban vasektomi yang akan membatasi hak orangtua untuk mempunyai anak,” sambungnya.

Anggota DPR RI Fraksi PKS ini menambahkan, MUI bahkan telah memberikan fatwa haramnya vaksetomi sesuai ijtima’ mereka pada tahun 2012, dan itu sudah disampaikan ke publik oleh MUI Jawa Barat maupun MUI Pusat.

Pembatasan reproduksi melalui vaksetomi, menurut MUI, hanya boleh dilakukan untuk kondisi tertentu yang berkaitan dengan kesehatan seseorang, bukan untuk dijadikan sebagai kewajiban umum yang diselenggarakan secara massal dan permanen.

“Alasan Gubernur Jawa Barat bahwa vasektomi bisa berlaku sementara juga sudah dibantah dan ditolak oleh MUI, selain karena bertentangan dengan prinsip ajaran Islam, juga karena rekanalisasi tidak sesederhana yang dibayangkan gubernur, keberhasilan rekanalisasi tidak bisa dijamin 100 persen, juga biaya rekanalisasi bagi yang terlanjur melakukan vasektomi tidak murah, sehingga tidak mampu dilakukan oleh warga penerima Bansos itu. Warga Jabar khususnya dan Indonesia umumnya, mayoritas mutlaknya beragama Islam dan mereka menghormati fatwa para ulama. Maka mestinya Gubernur Jawa Barat dan yang lainnya  menghormati fatwa para ulama dan mengajak para ulama untuk bersama-sama mengatasi masalah kemiskinan yang juga menjadi kepedulian para ulama, tidak malah mengabaikan para ulama dan ngotot melempar wacana yang tidak mengatasi masalah, tapi malah menambah masalah,” ujar HNW.

“Kepala Daerah sebagai kepanjangan tangan dari Pemerintah Pusat, semestinya juga hanya membuat kebijakan yang mengimplementasikan dan menguatkan pelaksanaan program Pemerintah Pusat. Dalam hal ini Presiden Prabowo jelas mempunyai kebijakan nasional “astacita”, seperti asta cita ke-4 yakni memperkuat pembangunan SDM. Bukan malah melempar wacana yang melemahkan harmoni nasional, dan sikap gotong royong melakukan pembangunan SDM secara nasional, ketika ia malah menambahi masalah yang tidak menjadi solusi bagi rakyat, apalagi polemik itu malah membuat tidak fokus melaksanakan program Astacita yang dipentingkan itu,” pungkasnya. []

Tags: BansosGubernur Jawa BaratMUIVasektomi
Share8Tweet5Send
Previous Post

Insan Kamil sebagai Tujuan Akhir Pendidikan

Next Post

Ar-Rahman Islamic School Depok Family Gathering 2025 ke Pangalengan Bandung

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

19 October 2026
Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

19 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Regulasi Emosi Orang Tua Kunci Utama Bentuk Karakter Anak di Era Modern

Regulasi Emosi Orang Tua Kunci Utama Bentuk Karakter Anak di Era Modern

0
Pembukaan ISEF 2026, Bank Indonesia Luncurkan Tiga Program Peningkatan Ekonomi Syariah

Pembukaan ISEF 2026, Bank Indonesia Luncurkan Tiga Program Peningkatan Ekonomi Syariah

0
LPNU Jakarta Pusat Adakan Diskusi NGOPI Bahas Penguatan Ekonomi Umat

LPNU Jakarta Pusat Adakan Diskusi NGOPI Bahas Penguatan Ekonomi Umat

0
Hari Santri 2026, Nagan Raya Gelar Lomba Pidato Arab dan Turnamen Olahraga

Hari Santri 2026, Nagan Raya Gelar Lomba Pidato Arab dan Turnamen Olahraga

0
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

0
Regulasi Emosi Orang Tua Kunci Utama Bentuk Karakter Anak di Era Modern

Regulasi Emosi Orang Tua Kunci Utama Bentuk Karakter Anak di Era Modern

19 October 2026
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

19 October 2026
Hari Santri 2026, Nagan Raya Gelar Lomba Pidato Arab dan Turnamen Olahraga

Hari Santri 2026, Nagan Raya Gelar Lomba Pidato Arab dan Turnamen Olahraga

19 October 2026
Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

19 October 2026
LPNU Jakarta Pusat Adakan Diskusi NGOPI Bahas Penguatan Ekonomi Umat

LPNU Jakarta Pusat Adakan Diskusi NGOPI Bahas Penguatan Ekonomi Umat

19 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result