Banyuwangi, Gontornews — English Drama Contest sukses terselenggara di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 4 Darul Muttaqien, Banyuwangi, Jawa Timur. Lomba drama berbahasa Inggris itu pun digelar di Balai Pendidikan kampus pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi santri untuk mengasah kreativitas, keberanian, dan kemampuan berbahasa Inggris melalui seni peran.
Dalam ajang bergensi tersebut, para santri tampil membawakan berbagai drama berbahasa Inggris. Lewat pertunjukan itu, mereka memadukan akting, penghayatan karakter, kerja sama tim, dan kemampuan berdialog. Setiap penampilan merupakan hasil persiapan dan latihan yang dikemas secara menarik, komunikatif, dan sarat nilai pendidikan.
Acara dibuka oleh Ustadz Indra Darusman SAP. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa lomba ini merupakan sarana pondok untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, kreativitas, kepercayaan diri, dan kerja sama santri.
Dikutip gontor.ac.id, Ustadz Indra pun menegaskan bahwa setiap kegiatan di pondok hendaknya memuat lima unsur utama yang disebut 5E, yakni:
- Educate (mendidik): memberikan pengetahuan, pelajaran, dan nilai-nilai positif.
- Entertain (menghibur): menghibur dengan tetap bernuansa tarbawi atau edukatif.
- Empower (memberdayakan): mengembangkan bakat, potensi, dan kepercayaan diri, khususnya dalam berbahasa Inggris maupun Arab.
- Engage (melibatkan): mempererat kebersamaan dan ukhuwah.
- Aesthetics (estetika): menampilkan keindahan dan kreativitas.
“Setiap pertunjukan tidak hanya menghibur, tetapi juga harus mendidik, menginspirasi, mengembangkan potensi, melibatkan kebersamaan peserta dan penonton, serta memiliki nilai keindahan dan kreativitas,” tutup sang Wakil Direktur Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) tersebut. []
























