Ponorogo, Gontornews — Setelah beberapa hari dikunjungi oleh sejumlah tokoh literasi Indonesia, kini Kamis (15/10/2026) saatnya Aula Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali menutup rangkaian kegiatan Pekan Literasi Santri (PELITA) yang sangat menginspirasi. Sebelumnya, satu demi satu penulis terkenal telah ikut membagikan ilmu dan pengalamannya di hadapan para santri, seperti Habiburrahman El Shirazi (Kang Abik), Ahmad Fuadi, juga Tere Liye.
Penutupan pun dihadiri para peserta dan pembimbing. Wakil Direktur Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI), Ustadz Dr H Ahmad Suharto SAg MPdI menegaskan bahwa kegiatan ini tidak boleh berhenti sebagai agenda tahunan, melainkan harus berlanjut dalam kebiasaan membaca santri sehari-hari.
Dalam sambutannya, Ustadz Ahmad Suharto menekankan bahwa keberhasilan PELITA tidak diukur dari seberapa luas gaung dan publikasinya, melainkan dari tindak lanjut yang dilakukan setelah acara usai. “Yang terpenting dari PELITA ini bukan gaungnya, syiarnya, tetapi follow-up-nya. Apakah setelah acara ini santri akan tetap rajin membaca? Rajin mengunjungi perpustakaan? Itu yang harus kita kawal,” ujarnya sebagaimana dilansir gontor.ac.id.
Rangkaian acara penutupan diakhiri dengan pengumuman pemenang lomba dan pembagian hadiah. Panitia juga menyerahkan sertifikat kepada peserta seminar dan lokakarya yang berjumlah hampir 1000 ini, terdiri dari santri PMDG, serta pendaftar ekternal putra dan putri (internal pondok). Melalui kegiatan ini, PELITA diharapkan dapat memantik semangat santri PMDG untuk terus membaca, memperdalam pengetahuan, dan mengembangkan wawasan literasi. []
























