Istanbul, Gontornews — Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengatakan pada 16 Oktober bahwa ia akan bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) AS Mike Pence dan Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Mike Pompeo.
“Sebelumnya hari ini, Presiden mengatakan kepada @SkyNews bahwa dia tidak akan menerima delegasi AS yang mengunjungi Ankara hari ini,” kata Fahrettin Altun, direktur komunikasi kepresidenan Turki di Twitter.
“Dia berencana bertemu dengan delegasi AS yang dipimpin oleh Wakil Presiden besok [17 Oktober] – sebagaimana dikonfirmasi dalam pernyataan di bawah ini kepada pers Turki,” kata Altun seperti dikutip hurriyetdailynews.com.
“Tidak diragukan bahwa saya bertemu dengan orang lain [dalam delegasi AS] kecuali [Mike] Pence dan [Mike] Pompeo,” kata Erdogan kepada wartawan di ibukota, Ankara.
Pence akan berada di Turki untuk mengadakan pembicaraan dengan para pejabat penting mengenai Operasi Perdamaian Spring yang sedang berlangsung di Suriah timur laut, kata Presiden Donald Trump di Gedung Putih pada 15 Oktober.
Kantor wakil presiden mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Pence akan ditemani oleh Penasihat Keamanan Nasional Robert O’Brien, dan utusan khusus Trump untuk koalisi anti-ISIL James Jeffrey.
Turki pada 9 Oktober meluncurkan Operasi Perdamaian Musim Semi untuk melenyapkan teroris dari Suriah utara demi mengamankan perbatasan Turki, membantu para pengungsi Suriah agar aman kembali ke negaranya, dan memastikan integritas wilayah Suriah.
SDF yang didukung AS, sebuah kelompok yang didominasi oleh YPG, telah mengusai sekitar 28 persen wilayah Suriah, termasuk sebagian besar dari perbatasan Suriah-Turki sepanjang 911 kilometer.
Turki menganggap YPG merupakan cabang Suriah dari PKK yang dilarang di Turki, Amerika Serikat dan Uni Eropa. [RM]




















