Jakarta, Gontornews – Kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin abdul Aziz Al-Saud ke Indonesia, Rabu (1/3), diharapkan dapat merekatkan hubungan bilateral antara kedua negara. Kementerian Luar Negeri, dalam laman resminya, telah mempersiapkan sejumlah nota kesepahaman yang akan ditandatangani oleh kedua pemimpin negara mayoritas Muslim tersebut.
Di antara nota kesepahaman kerjasama bilateral RI-Arab Saudi akan ditandatangani di antaranya di bidang kebudayaan, kesehatan, urusan Islam dan wakaf termasuk mengenai promosi Islam moderat dan pertukaran Ulama, kerjasama dalam peningkatan konektivitas penerbangan dan kerjasama penanggulangan kejahatan.
Dalam dua tahun terakhir, hubungan Indonesia dan Arab Saudi mengalami peningkatan dan diversifikasi kerjasama. Pembahasan antara dua negara tidak lagi terbatas pada urusan Haji dan Tenaga Kerja Indonesia, namun kian meluas pada urusan ekonomi dan perdagangan, serta investasi dalam bidang energi dan infrastruktur.
Dalam periode ini, Indonesia dan Arab Saudi saling memperkuat hubungan bilateral dengan meningkatnya intensitas kunjungan para pejabat tinggi kedua negara.
Kunjungan bilateral yang dilaksanakan oleh Raja Salman merupakan yang pertama setelah terakhir kalinya terjadi 47 tahun silam ketika Raja Saud berkunjung ke Indonesia. Sejumlah media cetak dan elektronik di Indonesia menyebut pertemuan ini merupakan pertemuan bersejarah.
Setelah mengunjungi Istana Bogor di hari pertama, Raja Salman beserta rombongan dijadwalkan menyampaikan pidato di Gedung DPR RI, berkunjung ke Masjid Istiqlal, Jakarta, dan melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh agama di Istana Kepresidenan, Jakarta, esok hari, Kamis (2/3). [Mohamad Deny Irawan/Rus]



















