Depok, Gontornews — Pesantren Modern Primago Kampus Putri Depok, Ahad (23/07), melaksanakan upacara pembukaan kegiatan bahasa bagi santriwati angkatan ketiga.
Pesantren Modern Primago terus berupaya semaksimal mungkin menegakkan program unggulannya, yaitu Al-Qur’an dan Bahasa. Salah satu bentuk program bahasa yaitu mewajibkan para santriwati untuk berbahasa resmi (Arab dan Inggris), muhadharah, serta kursus bahasa.
Hadir dalam upacara tersebut Pimpinan Pesantren Modern Primago Ustadz Dr Awaluddin Faj, MPd, Kepala Pengasuhan Putri Ustadzah Annisa Salsabila Lubis, S.Sos, para ustadzah dan seluruh santriwati Pesantren Modern Primago.
Dalam sambutannya, Al Ustadz Dr Awaluddin Faj, MPd menyatakan bahwa menghadapi era industry 4.0, sangat penting bagi santriwati menguasai bahasa asing, karena kemampuan dalam berbahasa sangat dibutuhkan di berbagai aspek kehidupan, terlebih bahasa merupakan “Mahkota Pondok”.
Maka, sudah selayaknya santriwati menjaga bahasanya dengan selalu menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam percakapan sehari-hari. “Dengan menjaga bahasa, maka kemuliaan seorang santri akan bertambah,” ungkapnya.
Santriwati Pesantren Modern Primago wajib bisa bahasa Arab karena bahasa Arab merupakan bagian dari agama Islam dan bahasa Arab merupakan seindah-indahnya bahasa.
Di samping itu bahasa Arab merupakan bahasa Al-Qur’an dan Sunnah. “Bahasa Arab juga bahasa untuk memperdalam ilmu agama, bahasa untuk syiar agama Islam, karena itu sudah semestinya kita belajar dan berbicara bahasa Arab,” ucap Alumni Gontor 2006 itu.
Pembukaan kegiatan bahasa ini sebagai tanda bahwa kegiatan berbahasa di lingkungan pondok dijalankan, seperti komunikasi dengan bahasa resmi, pemberian kosa kata, muhadatsah yang dilaksanakan setiap pagi hari, serta kegiatan muhadharah yang selain bertujuan untuk meningkatkan bahasa juga meningkatkan mental santriwati untuk berani berbicara di depan umum.
Al lughatul arabiyah lughatun Jannah wa lughatun Qur’an. Al lughatu taajun Ma’had. []



















