Jakarta, Gontornews – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Fakultas Ushuluddin Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor melaksanakan kunjungan akademik ke Majalah Gontor Jakarta dalam rangka Studi Pengayaan Lapangan (SPL), Jumat (2/10/2026).
Kegiatan bertema “Metodologi Kepenulisan Jurnalistik dalam Pengembangan Media Islam Kontemporer” ini diikuti 28 mahasiswi semester 6 dengan pendampingan Ustadz Mahmud Rifanuddin SUd MAg, Ustadz Fahmi Akhyar Al Farabi SAg MAg, dan Ustadzah Dr Nindhya Ayomi Delahara SAg MPd.
Bertempat di kantor Majalah Gontor, Jakarta Selatan, mereka diterima oleh Ustadz Mohamad Deny Irawan selaku Sekretaris Redaksi Majalah Gontor, dan Ustadz M Khaerul Muttaqin selaku wartawan Majalah Gontor.
Dalam pemaparannya, mahasiswa mendapatkan pengenalan mengenai peran Majalah Gontor sebagai media informasi, dakwah, dan tarbiyah. Mereka juga membahas dasar-dasar jurnalistik, mulai dari 5W+1H, verifikasi dan konfirmasi informasi, keberimbangan berita, hingga etika jurnalistik.
Narasumber juga menekankan pentingnya menghasilkan tulisan yang tidak sekadar menjadi curahan pribadi, tetapi memiliki nilai intelektual dan manfaat bagi pembaca.
“Tulisan mahasiswa tidak hanya berhenti pada curahan pribadi, tetapi perlu dikembangkan menjadi tulisan yang intelektual, terstruktur, sistematis, dan bermanfaat bagi pembaca,” ungkap M Khaerul Muttaqin.
Selain kepenulisan, mahasiswa diperkenalkan dengan alur kerja redaksi, mulai dari penentuan isu, pengumpulan informasi dan wawancara, penulisan, evaluasi, penyuntingan, hingga penerbitan. Pembahasan juga mencakup pentingnya menentukan angle dan menghindari plagiarisme dalam penulisan berita.
Kegiatan turut membahas perkembangan digitalisasi media, khususnya dalam pengelolaan naskah, dokumentasi, dan arsip. Sesi kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif mengenai tantangan keberlangsungan media dan strategi membangun konten Islam di tengah perkembangan teknologi.
Kunjungan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai proses jurnalistik, khususnya dalam mencari dan memverifikasi informasi, menulis, serta menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab.
Bagi mahasiswa IQT, kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan literasi dan keterampilan kepenulisan yang relevan dengan studi Al-Qur’an dan Tafsir, terutama dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman melalui media secara kritis, sistematis, dan bertanggung jawab. [Mohamad Deny Irawan/Azka Zakiyah/ Fahmi Akhyar Al Farabi]





















