Ponorogo, Gontornews — Setelah kepergian almarhum KH Rusydi Bey Fannanie pada Sabtu (7/1) kemaren, segenap santri dan asatidz pun turut berduka cita. Jenazah almarhum kemudian dishalatkan sejak Sabtu malam hingga Ahad pagi (8/1).
“Shalat jenazah sudah dilaksanakan sejak semalam. Sedangkan Ahad pagi tadi, para guru junior dan santri serentak melaksanakan shalat jenazah di Masjid Jami’ Gontor,” jelas Ustadzah Lailatun Namirah kepada Gontornews.com.
Ditambahkan pula oleh Ustadz Eko Nur Cahyo bahwa diperkirakan di Gontor tadi ada sekitar lima ribu orang yang ikut menshalati jenazah almarhum. Menyikapi hal tersebut, KH Hasan Abdullah Sahal menuturkan, ” Jika seorang mayit dishalatkan oleh lebih dari empat puluh orang, itu akan menjadi syahid bagi si mayit.”
Pasca prosesi shalat jenazah selesai, almarhum kemudian dimakamkan di makam keluarga besar PMDG di belakang Gedung Satelit. “Jenazah KH Rusydi Bey Fannanie dimakamkan sekitar pukul 08.30 wib tadi,” pungkas Namirah, alumnus Gontor Putri tahun 2005 tersebut. (Edithya Miranti)






















