Berlin, Gontornews — Perusahaan penyedia vaksin Covid-19 asal Jerman, Pfizer, mengklaim ujicoba eksperimentalnya 90 persen efektif dalam mencegah Covid-19. Dalam proses produksi dan distribusi, Pfizer menggandeng BioNTEch SE BNTX.O. Sinergi keduanya telah menunjukkan sukses dari uji klinis tahap ketiga yang sedang berjalan.
Pfizer mengaku tidak menemukan masalah keamanan yang serius dan berharap mendapatkan izin dari otoritas kedaruratan Amerika Serikat akhir bulan ini.
Untuk tahap awal, Pfizer akan membatasi produksi vaksin Covid-19. Hal ini dilakukan menyusul masuknya sejumlah pertanyaan seputar berapa lama vaksin tersebut memberikan perlindungan kepada manusia. Sejauh ini, pengembangan vaksin Covid-19 buatan Pfizer terbukti efektif dalam mencegah penularan Covid-19.
“Hari ini adalah hari yang luar biasa bagi sains dan kemanusiaan,” kata Direktur Eksekutif Pfizer, Albert Boula, kepada Reuters.
“Kami berhasil mencapai tonggak penting dalam program pengembangan vaksin pada saat dunia sangat membutuhkannya; tingkat infeksi yang tinggi, rumah sakit yang hampir kelebihan kapasitas serta pembukaan kembali sektor ekonomi,” imbuhnya.
Pfizer berharap otoritas terkait mampu menggunakan vaksin Covid-19 kepada masyarakat berusia 16-85 tahun pada tahap awal. Untuk itu, Pfizer membutuhkan data keamanan vaksin sebanyak setengah peserta ujicoba atau sekitar 44.000 peserta.
“Saya hampir gembria,” kata ilmuwan top Pfizer, Bill Gruber.
“Ini adalah hari yang baik untuk kesehatan masyarakat dan untuk potensi mengeluarkan kita semua dari keadaan yang kita hadapi saat ini,” tambah Gruber.
Pfizer memperkirakan akan memproduksi hingga 1,3 miliar dosis vaksin pada tahun 2021 mendatang. [Mohamad Deny Irawan]




















