Jakarta, Gontornews — Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan meresmikan kampus terapung milik Muhammadiyah yang ada di Banjarmasin. Ya, kampus yang terletak di Jalan Gubernur Sarkawi, Lingkar Utara, Kabupaten Barito Kuala ini adalah kampus terapung yang pertama di Indonesia.
Dalam hal ini Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr Haedar Nashir pada Sabtu (5/5) mendatang yang akan meresmikan gedung utama kampus Universitas Muhammadiyah Banjarmasin itu.
M Adriani Yulizar, Wakil Rektor 2 UM Banjarmasin menjelaskan, kampus terapung ini terinspirasi dari wisata pasar apung, yang menjadi identitas khas wisata Kalimantan Selatan.
“UM Banjarmasin berkeinginan menjadi kampus yang berwawasan lokal dan menciptakan wisata kampus dengan hadirnya kampus terapung ini,” jelasnya seperti dilansir dalam situs resmi Muhammadiyah, Senin (30/4).
Selain sebagai wisata kampus, gedung tersebut juga akan dijadikan sebagai pusat pemberdayaan tumbuhan-tumbuhan herbal khas Kalimantan.
“Gedung ini nantinya juga akan tersedia laboratorium farmasi yang akan menjadi pusat studi tumbuhan herbal yang ada di Kalimantan,” jelas Adriani.
Adriani juga mengungkapkan bahwa gedung yang telah berhasil dibangun selama 2 tahun ini menghabiskan biaya sebesar 45 miliar rupiah.
Selain peresmian gedung utama, dalam kesempatan itu nantinya juga akan dilakukan peletakan batu pertama pendirian masjid dan UM Banjarmasin Convention Center.
“Selain masjid, gedung Convention Center yang mampu menampung 2.500 orang tersebut juga akan tersedia beragam fasilitas penunjang lainnya, yaitu food court, dan juga hotel,” terang Adriani.
Rencanananya agenda peresmian dan peletakan batu pertama masjid dan convention center tersebut juga akan dihadiri oleh Duta Besar Arab Saudi, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Malik Fadjar, serta Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. [Muhammad Khaerul Muttaqien]




















