Istanbul, Gontornews — Sekitar 150 ribu dari 3,5 juta warga Suriah telah kembali ke Suriah dari Turki selama satu setengah tahun terakhir, kata ketua Disaster and Emergency Management Authority (AFAD) Mehmet Gulluoglu.
“Setelah ‘Operasi Olive Branch’, distrik Azez dan Afrin [di Suriah utara] telah berubah menjadi daerah yang aman.
Dengan layanan kesehatan dan pendidikan yang lebih intensif, akan lebih banyak orang Suriah kembali ke sana,” kata Gulluoglu seperti dikutip hurriyetdailynews.com.
“Warga Suriah memiliki persepsi yang kuat tentang ‘bangsa’. Begitu mereka tahu wilayahnya aman, mereka ingin kembali,” tambahnya.
Kotamadya Esenyurt di Istanbul, yang menampung 140.000 warga Suriah dan merupakan salah satu distrik dengan penduduk Suriah terbanyak, bahkan telah mengatur bus ke provinsi perbatasan Kilis di selatan untuk pengungsi yang ingin pulang ke rumahnya.
Walikota Esenyurt Ali Murat Alatepe mengatakan, 100 keluarga sejauh ini telah kembali ke Suriah dari kota itu.
“Mereka membeli rumah dan mendirikan bisnis di sini.
Kami telah menjamu mereka sejauh ini tetapi sekarang kami ingin membantu mereka kembali,” kata Alatepe.
“Ada permintaan dari banyak keluarga di Esenyurt untuk kembali.
Saya yakin akhirnya akan ada kota kecil ‘Esenyurt’ di Suriah. Mereka akan menemukan kenyamanan di tempat-tempat di mana pasukan keamanan Turki telah membawa perdamaian,” tambahnya.
Lebih dari 228 ribu warga Suriah tinggal di 21 kamp di 10 provinsi di Turki, kantor berita Anadolu yang dikelola negara melaporkan pada bulan Januari. [Rusdiono Mukri]




















