Jakarta, Gontornews — Sebanyak 600 orang penyandang disabilitas mengikuti solat Idul Adha di Itiqlal, Jakarta, Minggu (11/8). Kehadiran ratusan disabilitas itu merupakan pertama kali mereka solat di masjid besar tersebut.
Kordinator untuk disabilitas, Bahrul Fuad mengatakan sangat bersyukur untuk kesempatan yang diberikan seluruh pihak dan juga telah memfasilitasi ia dan teman-teman sesama disabilitas sehingga dapat melaksanakan solat Idul Adha di Istiqlal.
“Panitia telah menyediakan pintu khusus yakni pintu “Ar-Rahman” untuk kami para penyandang disabilitas,” katanya, Antara.
Selain itu, sejumlah fasilitas lainnya juga telah disediakan diantaranya tempat wudhu ramah disablitas, ada yang dengan bidang miring untuk pengguna kursi roda hingga parkir khusus.
Bahkan lanjutnya, pengelola masjid juga telah mengerahkan para relawan yakni remaja islam masjid untuk menfasilitasi para disabilitas untuk dapat beribadah dengan nyaman.
Para disabiltas yang datang selain pengguna kursi roda seperti dirinya, juga yang memakai tongkat, tuna rungu, tuna netra hingga tuna wicara.
Ia juga menyampaikan terimakasih untuk khutbah yang dibawakan dengan menggunakan bahasa isyarat.
“Kedepannya kami berharap para disabilitas bisa datang secara bebas dan sendiri-sendiri ke Masjid istiqlal tanpa harus dikoordinir lagi, karena banyak yang belum mengetahui kalau Istiqlal itu ramah disablitas,” Harapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah mengatakan Masjid Itiqlal, Kementerian Agama dan Staf Kepresiden telah mengawali pelaksanaan pelayanan gerakan masjid ramah disabilitas dengan menghadirkan 1.000 penyandang disabilitas dalam pelaksanaan sholat Idul Adha tingkat kenegaraan.
Ia meminta dukungan dari seluruh pihak juga jamaah untuk bisa konsisten memberikan kemudahan bagi para disabilitas.
“Kami mohon Dukungannya untuk mereka (Penyandang disabilitas), ” katanya.[Devi Lusianawati]




















