Riyadh, Gontornews — Sekitar 150 orang anggota keluarga kerajaan Arab Saudi telah terinfeksi virus corona dalam beberapa pekan terakhir. Pangeran Faisal bin Bandar bin Abdulaziz Al Saud – gubernur ibukota Riyadh yang berusia 70-an – sedang dalam perawatan intensif setelah tertular virus, menurut The New York Times, yang mengutip pihak rumah sakit, dokter di negara itu, dan sumber-sumber dari kalangan keluarga.
Aljazeera merilis, Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) telah mengasingkan diri untuk menghindari wabah.
Dokter di rumah sakit elit yang merawat para bangsawan sedang mempersiapkan 500 tempat tidur lagi untuk masuknya pasien baru.
“Ada arahan harus siap untuk VIP dari seluruh negeri,” tulis operator Rumah Sakit Spesialis Raja Faisal, dalam sebuah memo yang dikirim secara elektronik pada hari Selasa (7/4) ke dokter senior dan kemudian diperoleh Times.
“Kami tidak tahu berapa banyak kasus yang akan kami terima tetapi kami harus waspada,” kata pesan itu, yang menginstruksikan “semua pasien kronis agar dipindahkan secepatnya” dan hanya “kasus mendesak” yang akan diterima, menurut surat kabar itu.
Memo itu menambahkan, setiap pasien yang terinfeksi sekarang akan dirawat di rumah sakit yang kurang elit untuk memberi tempat bagi bangsawan.
Ada ribuan pangeran Saudi. Banyak yang bepergian secara teratur ke Eropa dan beberapa di antaranya diyakini telah tertular virus di luar negeri dan membawanya ke Arab Saudi, kata laporan itu.
Kerajaan berpenduduk sekitar 33 juta orang itu telah melaporkan 2.932 kasus dan 41 kematian.
Saudi telah melarang pelaksanaan ibadah umrah sepanjang tahun dan menutup Mekkah dan Madinah pada awal Maret. Perjalanan masuk dan keluar dari negara itu, serta antarprovinsi, sejak itu sebagian besar telah dibatasi, serta empat provinsi dan lima kota besar telah dikunci 24 jam.
Pihak berwenang belum mengumumkan apakah ibadah haji tahun ini, yang jatuh pada akhir Juli, akan dilaksanakan. Tahun lalu, sekitar 2,5 juta orang dari seluruh dunia melakukan ibadah haji.
Sejauh ini, sebagian besar anggota keluarga kelas bawah kerajaan telah terinfeksi, menurut sumber yang mengetahui situasi itu. Sebagian besar kasus di negara ini terjadi di kamp-kamp kerja paksa dan daerah kumuh di sekitar Mekkah dan Madinah.
Tetapi ketika wabah di negara itu menyebar, Raja Salman yang berusia 84 tahun, mengasingkan diri di sebuah pulau di dekat Jeddah. Sedangkan putra mahkota MBS telah ‘mengungsi’ ke lokasi terpencil di pantai Laut Merah.
Seorang menteri kesehatan Saudi pada hari Selasa memperingatkan wabah di negara itu mungkin baru akan dimulai.
“Dalam beberapa minggu ke depan, penelitian memperkirakan jumlah infeksi akan berkisar dari minimal 10.000 hingga maksimum 200.000,” kata Tawfiq al-Rabiah, menurut kantor berita resmi Saudi Press Agency
Keluarga kerajaan Saudi diperkirakan berjumlah 15.000 orang. Pada awal Maret, beberapa bangsawan dan pejabat ditangkap yang menurut beberapa pengamat terkait dengan rencana untuk menyingkirkan MBS. []

![Pangeran Faisal bin Bandar bin Abdulaziz Al Saud dilaporkan dalam perawatan intensif setelah tertular coronavirus [Ahmed Yosri / Reuters]](https://i0.wp.com/gontornews.com/wp-content/uploads/2020/04/faisal.jpg?resize=750%2C375&ssl=1)


















