Istanbul, Gontornews — Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan Turki akan mengirim peralatan medis ke Amerika Serikat, Selasa (28/4). Alat medis yang dimaksud adalah pakaian pelindung diri serta masker dalam upaya menahan penyebaran wabah COVID-19.
“Pada saat negara-negara maju meminta dukungan Turki, kami telah menawarkan dukungan kami dari Balkan hingga Afrika,” kata Presiden Erdogan sebagaimana dilansir Reuters.
“Baru-baru ini, kami mengirim bantuan medis ke Amerika Selatan pada Selasa (28/4) yang terdiri dari masker bedah, masker N95, jas hazmat dan disinfektan,” imbuhnya.
Selain Amerika Serikat, Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavosglu, menyampaikan Turki telah mengirim alat kesehatan ke 57 negara di dunia.
Sementara dari dalam negeri, Erdogan mengatakan bahwa penguncian wilayah akan berlaku pada 1 Mei hingga Idul Fitri, akhir Mei, mendatang. Erdogan mengatakan bahwa jadwal untuk ke kehidupan normal akan segera diumumkan.
“Dengan mengatasi COVID-19, Turki berharap dapat mengadakan pesta ganda di akhir Ramadhan,” jelas Erdogan sebagaimaan dilansir Anadolu.
Erdogan menganggap bahwa kemenangan negaranya dalam melawan korona serta perayaan Idul Fitri, di akhir Mei, patut dirayakan.
Sejauh ini, jumlah pasien baru dan angka kematian di Turki turun setiap harinya. Erdogan pun melihat banyak pasien di Turki yang pulih dari COVID-19 ketimbang penambahan kasus penularan baru.
Turki mengonfirmasi 2.131 kasus COVID-19 dalam 24 jam terakhir dengan 95 orang dikabarkan meninggal dunia. Dengan demikian, Kementerian Kesehatan Turki mengonfirmasi total korban tewas akibat COVID-19 mencapai 2.900 kasus. [Mohamad Deny Irawan]




















