Dubai, Gontornews — Para pemimpin Yaman dari partai-partai Nasserite dan Sosialis bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Maeen Abdulmalik Saeed untuk membahas pembentukan pemerintahan baru, kantor berita negara Saba News melaporkan.
Semua pihak pada hari Senin membahas tantangan negara saat ini dan pentingnya melanjutkan implementasi Perjanjian Riyadh, yang ditandatangani pada November tahun lalu. Pelaksanaan perjanjian militer dan keamanan juga dibahas.
Arabnews.com merilis, Perdana Menteri mengatakan bahwa kepentingan negara harus menjadi prioritas utama pemerintah.
Ia menambahkan bahwa Perjanjian Riyadh harus dilaksanakan dengan cepat untuk mengakhiri pendudukan ibukota oleh milisi Houthi dan membantu mendapatkan kembali institusi negara.
Pemerintah Yaman yang didukung Saudi juga bertemu dengan Dewan Transisi Selatan (STC) pekan lalu untuk membahas komponen politik demi membentuk pemerintahan baru sebagai bagian dari kesepakatan pembagian kekuasaan.
Perwakilan Saeed dan STC bertemu di Riyadh untuk menguraikan reformasi guna menyatukan barisan nasional antara koalisi anti-Houthi. []






















