Jakarta, Gontornews – Aksi pemblokiran akun Twitter @Syihabrizieq milik Imam besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Syihab yang diikuti dengan pemblokiran twitter Humas FPI mengundang simpati dari netizen. Tak disangka, Hastag #RakyatBersamaFPI pun mendunia.
Sebelumnya, Twitter telah mengonfirmasi sejumlah akun yang diblokir. Menurut pernyataan resmi Twitter Indonesia mengatakan rasa aman dan nyaman menjadi prioritas pelayanan akun sosial media tersebut.
“Dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengguna di Twitter, kami dapat menangguhkan akun yang melanggar peraturan Twitter. Penangguhan akun terjadi beradasarkan laporan-laporan yang kami terima dari pengguna melalui prosedur pelaporan pelanggaran yang kami miliki,” ungkap pernyataan resmi Twitter Indonesia.
Meski akun Twitter Habib Rizieq Syiyab dan Humas FPI diblokir, para netizen justru menganggap bahwa NKRI butuh FPI.
Akun @amrojidane berkata, “NKRI butuh FPI #RakyatBersamaFPI.”
Akun @rdpn34 milik Ady Nugroho bahkan menyerukan perlawanan terhadap kezaliman. “Umat islam semakin ditekan, akan semakin masif perlawanannya. #RakyatBersamaFPI berjuang melawan Kezhaliman.”
Bahkan, Akun @TofaLemon milik pengamat Teroris, Mustofa Nahra, menyebut jika menggunakan akun Front Pembangkit PKI aman dari pemblokiran.
“Akun baru jangan pake nama FPI kalau mau aman. Pakailah nama PKI. Coba deh. Misalnya: FPP (Front Pembangkit PKI). Aman dari Suspend,” Cuitnya. Mohamad Deny Irawan





















