Bogor, Gontornews — Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor menegaskan komitmennya untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul secara akademik sekaligus berkarakter kuat. Visi tersebut disampaikan langsung oleh Rektor INAIS Bogor, Prof Dr Farah Fahma, STP, MT, dalam acara “Sosialisasi Penguatan Komite Sekolah dan Tata Kelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dalam Capaian Rata-rata Lama Sekolah (RLS)” yang berlangsung di Kampus INAIS Gunung Menyan, Pamijahan, Bogor, Sabtu (1/8/2026).
Dalam arahannya, Prof Farah Fahma menyampaikan dua poin penekanan utama terkait peran strategis INAIS Bogor dalam bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat. Pertama, menerapkan etos kerja budaya Jepang dan pendidikan berkarakter.
Prof Farah menekankan pentingnya penguatan nilai karakter di lingkungan perguruan tinggi. INAIS berkomitmen mencetak lulusan yang disiplin, bertanggung jawab, bekerja keras, tepat waktu, serta mampu meneladani etos kerja budaya Jepang yang diintegrasikan ke dalam proses pendidikan.
“Kami ingin mencetak lulusan yang tidak sekadar cerdas secara akademik, tetapi memiliki karakter kuat dengan kedisiplinan dan etos kerja tinggi, layaknya budaya Jepang yang kami integrasikan dalam proses pendidikan,” ujar Rektor peraih gelar doktor dari Jepang itu.
Kedua, kampus hadir untuk masyarakat dan siap berkolaborasi. Selain pengembangan internal, INAIS menegaskan landasannya bahwa kampus harus hadir dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. Karena itu, INAIS Bogor menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan sekolah, PKBM, komite sekolah, hingga pemerintah kecamatan dan desa demi meningkatkan mutu pendidikan serta capaian Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di kawasan Bogor Barat.
Prof Farah menambahkan bahwa INAIS Bogor berkomitmen menjadi pusat sinergi pengabdian masyarakat. Pihak kampus mengajak seluruh elemen, mulai dari komite sekolah hingga pengelola PKBM, untuk bersama-sama memetakan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menuntaskan jenjang pendidikan formal maupun kesetaraan.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan wilayah lingkar kampus. Tampak hadir para camat, lurah, perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), perwakilan Dewan Pendidikan Kabupaten Bogor, pengelola PKBM, Ketua K3S, Ketua MKKS, serta jajaran Komite Sekolah dari jenjang SD, SMP, hingga SMA baik negeri maupun swasta se-Bogor Barat. Sinergi ini diharapkan mampu menjadi momentum awal percepatan peningkatan kualitas pendidikan di kawasan Bogor Barat. []





















