Ankara, Gontornews — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada 27 Oktober mengajukan tuntutan pidana terhadap politisi sayap kanan Belanda Geert Wilders karena menghina Erdogan dalam tweetnya.
“Fasisme tidak ada di buku kami, itu ada di bukumu. Keadilan sosial ada dalam buku kami,” kata Erdogan pada hari Ahad (25/10) pada pertemuan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa di Provinsi Malatya. Ia menyebut Wilders sebagai “fasis.”
Hurriyetdailynews.com merilis, pernyataan Erdogan muncul setelah pemimpin Partai Politik untuk Kebebasan Belanda (PVV), Wilders, yang dikenal dengan sikap anti-Islamnya, membagikan di Twitter sebuah kartun yang menghina Presiden Turki. Sejumlah pejabat Turki, termasuk Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Çavuşoglu, mengecam tindakan Wilders itu.
Kartun yang dibagikan Wilders menggambarkan Presiden Turki mengenakan topi berbentuk bom dengan logo AKP di kepalanya dengan tulisan “teroris.”
Dalam tweet lainnya, dia mengatakan, “Selamat tinggal Erdogan,” dan mendesak NATO untuk mengeluarkan Turki dari blok tersebut. []


















