pesanan-baju-kaos
35 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 15 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Oleh Dr KH Ikhwan Hadiyyin, Khadimul Ma'had Darel Azhar Rangkasbitung, Banten

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
7 June 2026
in Kolom
0
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Muqaddimah

Lembaga pendidikan dan pesantren yang maju tidak hanya ditentukan oleh megahnya bangunan, luasnya lahan, atau banyaknya santri dan siswa. Kemajuan sejati lahir dari kualitas kepemimpinan, sumber daya manusia, sistem yang baik, budaya organisasi yang sehat, serta dukungan orang tua, masyarakat, alumni dan wakaf produktif.

Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS Ar-Ra’d: 11)

Ayat ini mengajarkan bahwa perubahan dan kemajuan harus diawali dengan kesadaran untuk memperbaiki diri, memperbaiki sistem, dan memperbaiki budaya kerja.

BACA JUGA

Pondok Harus Berdiri Atas Dasar Keterpanggilan Hati

Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Tangis Haru di Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

Berikut sembilan faktor yang sering menjadi penyebab lembaga pendidikan dan pesantren kurang berkembang atau jalan di tempat.

  1. Kepemimpinan yang Tidak Visioner

Pimpinan lembaga yang tidak memiliki visi, cita-cita besar, dan arah yang jelas akan membuat lembaga berjalan di tempat. Pemimpin yang hanya mempertahankan keadaan yang dianggap “aman dan nyaman” tanpa inovasi akan sulit membawa lembaganya menuju kemajuan.

Rasulullah SAW bersabda: “Setiap kalian pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.” (HR Bukhari dan Muslim)

Karena itu, pemimpin pesantren dan lembaga pendidikan harus memiliki pandangan jauh ke depan, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan menggerakkan seluruh potensi lembaga. Pemimpin suatu kaum adalah yang mengelola kehidupan bangsa itu secara totalitas.

  1. Guru dan Asatidz yang Berhenti Belajar

Guru dan asatidz merupakan ruh pendidikan. Ketika mereka merasa cukup dengan ilmu yang dimiliki, enggan meningkatkan kompetensi, dan tidak mengikuti perkembangan zaman, maka kualitas pendidikan akan stagnan.

Padahal saat ini perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), justru memudahkan proses belajar dan pengembangan diri.

Allah SWT berfirman: “Katakanlah: Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (QS Az-Zumar: 9)

Guru yang terus belajar akan melahirkan murid yang terus berkembang. Maka dari itu para guru harus dipacu untuk terus belajar.  Guru yang tidak mau belajar – maka berhentilah mengajar.

  1. Budaya Kerja yang Tidak Sehat

Saling menyalahkan, iri hati, konflik internal, serta lemahnya kerja sama akan menguras dan menggerus energi lembaga. Sebaliknya, budaya ukhuwah Islamiyah, kolaborasi, dan saling menghargai akan melahirkan kekuatan besar untuk kemajuan bersama.

Allah SWT berfirman: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa.” (QS Al-Maidah: 2)

Seluruh stakeholder pendidikan harus kompak, bersatu padu, dan mengedepankan kepentingan lembaga di atas kepentingan pribadi maupun kelompok dan keluarga.

  1. Kurangnya Keterlibatan Wali Santri dan Masyarakat

Pesantren dan lembaga pendidikan tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan orang tua, wali santri, alumni, dan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan dan keberlanjutan lembaga.

Wali santri hendaknya aktif mendukung proses pendidikan dan pembinaan karakter anak-anak mereka, namun tidak sampai melakukan intervensi yang mengganggu sistem pendidikan yang telah dirancang oleh lembaga.

Pendidikan yang berhasil yaitu hasil sinergi antara rumah, sekolah, pesantren, dan masyarakat.

  1. Terlalu Fokus pada Aspek Akademik

Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai ujian dan angka kelulusan. Pendidikan karakter, akhlak, kepemimpinan, kemandirian, disiplin, dan keterampilan hidup juga harus menjadi perhatian utama.

Tujuan pendidikan Islam bukan hanya mencetak manusia cerdas, tetapi juga mencetak manusia yang beriman, berakhlak mulia, bertakwa dan bermanfaat bagi masyarakat.

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR Ahmad)

  1. Tidak Adaptif terhadap Perubahan

Dunia terus berubah. Teknologi berkembang pesat, tantangan pendidikan semakin kompleks, dan kebutuhan masyarakat terus bergeser. Lembaga yang menolak perubahan akan tertinggal dari lembaga lain yang lebih inovatif.

Kaidah pesantren yang terkenal menyatakan: “Al-Muhafazhatu ‘ala al-qadimis shalih wal akhdzu bil jadidil ashlah (Memelihara nilai-nilai lama yang baik dan mengambil nilai-nilai baru yang lebih baik).”

Inilah prinsip yang harus dipegang dalam pengembangan lembaga pendidikan dan pesantren.

Bahkan Pondok Modern Gontor mengaplikasikan “Al-Muhafazhah alal qiyam wat taghyir ilal kamal.” Menjaga nialai-nilai yang positif menuju perubahan yang sempurna.

  1. Kurangnya Analisis SWOT, Evaluasi dan Muhasabah

Lembaga yang tidak pernah melakukan evaluasi akan sulit mengetahui kelemahan dan kekurangannya. Muhasabah, evaluasi berkala, dan keterbukaan terhadap kritik merupakan kunci perbaikan berkelanjutan.

Evaluasi internal mingguan, rapat koordinasi, dan liqa syahriy bersama keluarga sangat penting untuk terus dilakukan agar seluruh program dapat berjalan sesuai tujuan.

Sayyidina Umar bin Khattab RA berpesan: “Hisablah dirimu sebelum kamu dihisab.”

Budaya evaluasi merupakan salah satu ciri organisasi yang sehat.

  1. Alumni yang Kurang Berkualitas dan Kurang Peduli terhadap Almamater

Alumni merupakan cermin keberhasilan sebuah lembaga. Jika alumninya berkualitas, berakhlak mulia, sukses di masyarakat, dan memiliki loyalitas kepada almamater, maka nama baik lembaga akan semakin harum.

Sebaliknya, alumni yang kurang berkualitas serta tidak memiliki kepedulian terhadap almamater akan menghambat perkembangan lembaga dalam jangka panjang.

Karena itu, proses kaderisasi harus menjadi perhatian utama. Sebab sejatinya kualitas sebuah lembaga akan terlihat dari kualitas para alumninya.

  1. Khizanatullah yang Kurang dan Belum Berkembangnya Wakaf Produktif

Banyak lembaga pendidikan dan pesantren memiliki visi besar, namun terhambat oleh keterbatasan pendanaan. Padahal Rasulullah SAW telah mengajarkan pentingnya amal jariyah yang berkelanjutan.

Beliau bersabda: “Apabila anak Adam meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya.” (HR Muslim)

Oleh karena itu, lembaga perlu membangun kemandirian ekonomi melalui wakaf produktif, unit-unit usaha, kemitraan strategis, jaringan alumni, dan partisipasi masyarakat agar tidak bergantung pada satu sumber pendanaan saja.

Pesantren yang kuat secara ekonomi akan lebih leluasa menjalankan misi pendidikan dan dakwahnya.

Ihtitam

Kemajuan lembaga pendidikan dan pesantren sesungguhnya merupakan hasil sinergi antara pemimpin yang visioner, guru yang terus belajar, santri yang berprestasi, alumni yang berkualitas, sistem yang kuat, serta dukungan masyarakat yang luas.

Kemajuan tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang, kesabaran, pengurbanan, kaderisasi, dan konsistensi dalam menjaga nilai-nilai perjuangan.

Sebagaimana firman Allah SWT: “Dan katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu pula Rasul-Nya dan orang-orang Mukmin.” (QS At-Taubah: 105)

Bangunan yang megah dapat dibangun dalam hitungan tahun, tetapi lembaga pendidikan dan pesantren yang besar hanya dapat dibangun oleh visi yang besar, kader yang berkualitas, budaya yang kuat, sistem yang sehat, serta perjuangan yang panjang dan berkesinambungan.

Wallahu a’lam bish-shawab. []

Bilik Darel Azhar: 4 Juni 2026

Tags: KH Ikhwan HadiyyinPondok Modern Darussalam GontorPondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung
Share52Tweet33Send
Previous Post

Kriteria Alumni Gontor

Next Post

Islamic Talent Show 2026 IDAQU Kumpulkan Para Juara Pecinta Al-Qur’an

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

8 October 2026
Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

12 October 2026
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

8 October 2026
Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

0
Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

0
Gontor Kampus 12 Siak Sukses Gelar Perhelatan Akbar Gontor Olympiad

Gontor Kampus 12 Siak Sukses Gelar Perhelatan Akbar Gontor Olympiad

0
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

0
Feri Amsari Hadiri Bedah Buku ‘Politik Kaum Tertindas’

Feri Amsari Hadiri Bedah Buku ‘Politik Kaum Tertindas’

0
Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

15 October 2026
Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

15 October 2026
Gontor Kampus 12 Siak Sukses Gelar Perhelatan Akbar Gontor Olympiad

Gontor Kampus 12 Siak Sukses Gelar Perhelatan Akbar Gontor Olympiad

15 October 2026
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
IQT UNIDA Gontor Pelajari Tafsir Kontemporer di Pusat Studi Al-Qur’an

IQT UNIDA Gontor Pelajari Tafsir Kontemporer di Pusat Studi Al-Qur’an

13 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result