Mojokerto, Gontornews – Puluhan Kiai dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur berkumpul dan mendeklarasikan Forum Peduli Bangsa di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah, Pacet, Mojokerto, Sabtu (21/1).
Pertemuan yang mengambil tema peran habaib, ulama dan para profesional dalam penguatan sinergi ahlus sunnah wal jama’ah menuju kedaulatan bangsa ini mengusung sejumlah upaya penyelesaian masalah bangsa, terkhusus, di bidang ekonomi.
Sejumlah tokoh yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH Sholahudin Wahid (Gus Solah), Rois Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, mantan Menteri Pendidikan Muhammad Nuh, dan mantan Ketua DPR RI, Marzuki Ali.
“Kondisi bangsa mereka [para kiai] merasa prihatin, sehingga perlu ada upaya-upaya jalan keluar kebangsaan, solusi kebangsaan supaya bangsa ini lebih bersatu,” kata Rois Aam PBNU, KH Ma’ruf Amin, kepada wartawan.
Menurutnya, melalui wadah ini, para kiai akan mengumpulkan dan merumuskan ide supaya bangsa Indonesia lebih bersatu, aman, dan tenteramyang lantas akan diusulkan kepada pemerintah untuk direalisasikan.
“Nanti seperti apa usulannya itu mereka (para kiai). Saya mendukung upaya-upaya untuk bangsa positif semuanya, positif untuk pemberdayaan ekonomi umat Muslim,” katanya sambil menekankan pentingnya membangunan semangat kebersamaan berbangsa dan bernegara kepada seluruh rakyat Indonesia.
“Hasilnya ada kesepakatan dan mereka akan melakukan perumusan-perumusan, langkah-langkah apa di dalam membuat masyarakat itu bisa mandiri bahkan bisa berkontribusi kepada bangsa dan negara. Dan akan membuat juga usulan-usulan bagaimana bangsa ini utuh, bersatu, saling pengertian dan tidak terjadi kesalahpahaman antara satu kelompok dengan yang lain,” pungkas Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu. [Mohamad Deny Irawan]





















