Washington, Gontornews — Puluhan ribu perempuan tumpah ruah di ibukota AS, Washington DC, pada hari Sabtu untuk memprotes Presiden AS Donald Trump. Demonstrasi juga berlangsung di kota-kota besar Eropa, Afrika dan Asia.
Protes hari Sabtu terjadi hanya sehari setelah Trump, sebuah sayap kanan dari Partai Republik, menjabat.
Selain di Washington, demonstrasi terhadap retorika diskriminatif Trump juga berlangsung di Sydney, London, Berlin, Tokyo, Paris, Stockholm dan di tempat-tempat lain.
Protes di hari pelantikan bahkan berubah menjadi kekerasan.
Trump telah memicu kemarahan dari kaum liberal, golongan kiri dan progresif lainnya karena komentarnya yang seksis dan xenophobia. Sementara banyak masyarakat di luar AS yang khawatir atas pidatonya pada hari Jumat yang akan menempatkan Amerika sebagai prioritas pertama dalam pengambilan keputusannya. [Rusdiono Mukri]





















