Beijing, Gontornews — Dua perusahaan vaksin Covid-19 asal Cina, Sinovac dan Sinopharm, mengklaim vaksinnya ampuh menghadapi virus korona varian Afrika Selatan. Adalah dua laboratotrium Cina, Selasa (2/1/2021), China National Pharmaceutical Group dan Chongqing Zhifei Biological Production yang melakukan penelitian terkait efikasi vaksin Sinopharm terhadap virus korona varian Afrika Selatan tersebut.
Dalam penelitian tersebut, kedua lembaga penelitian tersebut menguji dua belas sampel serum terhadap varian baru asal Afrika Selatan. Meski terbukti lebih menular, faktanya, kedua lembaga penelitian tersebut menyebut varian Afrika Selatan tidak sekuat virus asli.
“Pengurangan aktifitas harus diperhitungkan untuk dampaknya terhadap kemanjuran klinis vaksin ini,” kata mereka sebagaimana dilansir Reuters.
Sebagai informasi, Cina memberikan persetujuan penggunaan vaksin Sinopharm bagi masyarakat umum. Labotorium Zhifei bahkan saat ini sedang melakukan uji klinis tahap ketiga di Uni Emirat Arab dan sejumlah negara di dunia.
Data uji klinis awal pada vaksin membuktikan bahwa vaksin Novavax dan Johnson & Johnson tidak menunjukkan efikasi dalam mencegah Covid-19 vairan Afrika Selatan. Hal ini yang membuat Sinaphrom bergerak untuk melakukan pengujian lebih lanjut terkait varian baru tersebut. [Mohamad Deny Irawan]



















