Bandung, Gontornews — Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendeklarasikan Front Anti Narkoba (FAN) di halaman Gedung Sate Jl Diponegoro Kota Bandung, Sabtu (18/2).
Menurut Aher, demikian ia akrab dipanggil, deklarasi dan pembentukan Front Anti Narkoba (FAN) tingkat Jawa Barat ini sebagai langkah besar untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba khususnya di Jabar.
“Tidak hanya memperkuat soal pencegahan, tapi ini juga mempertegas pemberantasan narkoba. Deklarasi ini merupakan langkah awal kami bersama BNN, kekuatan Muspida, serta ormas Islam mendeklarasikan antinarkoba. Jadi ada yang bertugas mencegah dan menindak peredarannya,” kata Aher.
Gerakan ini juga sebagai upaya menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Mengingat selama ini anak muda merupakan sasaran empuk peredaran narkoba di Indonesia, khususnya di Jabar.
Salah satu upaya membentengi generasi muda dari bahaya narkoba ini adalah memperkuat peran keluarga dan sekolah. Pasalnya, penyalahgunaan narkoba di kalangan anak ini bermula dari kurangnya pengawasan.
“Penyebab (penyalahgunaan) narkoba itu kerentanan keluarga. Kalau ketahanan keluarga terjaga, itu jadi tameng. Institusi pendidikan juga memiliki peran yang penting dalam membentuk karakter masyarakat,” ucap Aher. [Fathurroji/Rus]




















